STRATEGI PENGELOLAAN PENGETAHUAN (KNOWLEDGE-MANAGEMENT) UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UKM

Setiarso, Bambang (2005) STRATEGI PENGELOLAAN PENGETAHUAN (KNOWLEDGE-MANAGEMENT) UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UKM. Proceeding, Seminar Nasional PESAT 2005. ISSN 18582559

[img]
Preview
Text
STRATEGI PENGELOLAAN PENGETAHUAN (KNOWLEDGE-MANAGEMENT) UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UKM_UG.pdf - Submitted Version

Download (652Kb) | Preview

Abstract

Era globalisasi juga ditandai dengan perlcembangan ilmu pengetahuan dan teknolog; yang sangat pesat. Kemampuan suatu negara di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi soJah satu faktor daya saing yang sangat penting dewasa ini. Menyadari alean persaingan globoJ yang semakin ketat dan berat, maka perlu perubahan paradigma dari semula mengandalkan pada resowces-based competitiveness menjadi knowledge-based competitiveness dopat berwujud berupa teknilr, metode, cara produksi, serta peralatan atoo mesin yang dipergunakan dalam suatu proses produIai. Secara /congkrit, ,penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki empat (4) /componen penting, yami perangkat teknis (technoware), perangkat manusia (humanware), perangkat informasi (infoware), dan perangkat organisasi (orgaware). Menurut Nonako dan Takeuchi (1995), a1asanfundamental mengapa perusahaan di Jepang menjadi sukses karena keterampilan dan pengalamon mereka terdapat pacia penciptaan pengetahuan organisasi. Penciptaan knowledge dicapai melalui pengena/an hubungan yang sinergik antara knowledge tacit dan explicit. Seperti yang dapat dikutip dari Goothama (1999), keempat komponen tersebut dapat diuraiJam sebagai berikut .perangkat manusia yakni penguasaan ilmu pengetahuan,keterampilan serla etos kerja, perangkat teknis antara lain mesin dan peralatan yang diciptakanldirencanakan untuk peningkatan nilai tambah atoo produJctivitas, perangkat organisai yang memungkinkan te7jadinya peningkatan kinerja dan produJctivitas,perangkat informasi yang berkaitan dengan teknologi yang akan diteraplean. Dalam hal usaha kecil dan menengah (UKM), pada umumnya keterampHan yang dimiliki pengusaha dan karyawannya lerutama dalam membuat berbagai macam produk yang dapat dikatakan baik termasuk keterampilannya. Namun bicara soal produk kelerampiian yang dimiliki secara tradisional (pendidilean informal) tidol cukup, maka diperlukan keahlian Ichusus, memenuhi standar inlernasional, termasuk dilandasi oleh pendidilean formal. Adapun ujuan kajian in; adalah sebagai berikut: Strategi apa agar perusahaan kecil dan menengah dapat memanfaatlean pengetahuan, pengalamannya untuk meningkatlean daya saing? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan metode "Soft System Methodology" (SMM) dan .. System Life Cycle" ( SLC) yang lerdiri dari lima fase tahapan yaitu : perencanaan; analisa yang didahului dengan studi kelayakan, sunai dan wawancara; dibuat disain; tahapan implementasi;dan umpan balik dar; pemakai (user study and feedback). Agar dapat diidentifikasi Knowledge yang dipunyai oleh suatu UKM se/anjutnya di transfer dan di sharing Ice seluruh UKM yang sejenis usahanya untuk meningkatkan daya saing prod uk atau jasanya. Basil yang dicapai adalah kerangka model pengelolaan pengetahuan pada suatu UKM , serta mengembanglean model knowledge sharing untuk mendukung linkage knowledge antar UKM. Stralegi UKM adalah perlu menerapkan KM (knowledge management) lewat IRSA (identity, reflect, share, apply).

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: knowledge management; knowledge sharing; small-medium-economics(SME}
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi > Program Studi Manajemen
Depositing User: Mr Reza Chandra
Date Deposited: 28 Feb 2014 08:05
Last Modified: 28 Feb 2014 08:05
URI: http://repository.gunadarma.ac.id/id/eprint/1026

Actions (login required)

View Item View Item