<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>Repository Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://hdl.handle.net/123456789/449" />
  <subtitle />
  <id>http://hdl.handle.net/123456789/449</id>
  <updated>2013-05-17T02:24:15Z</updated>
  <dc:date>2013-05-17T02:24:15Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Rancangan Sistem Informasi Geografis Pemilihan Jalan Alternatif DI Jakarta Berbasis Android</title>
    <link rel="alternate" href="http://hdl.handle.net/123456789/6786" />
    <author>
      <name>Julia Fajarsari, Ega</name>
    </author>
    <author>
      <name>Halief, Kartini</name>
    </author>
    <author>
      <name>Nuryanto, Nuryanto</name>
    </author>
    <id>http://hdl.handle.net/123456789/6786</id>
    <updated>2013-02-25T16:39:16Z</updated>
    <published>2013-02-14T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Rancangan Sistem Informasi Geografis Pemilihan Jalan Alternatif DI Jakarta Berbasis Android
Authors: Julia Fajarsari, Ega; Halief, Kartini; Nuryanto, Nuryanto
Abstract: Seiring dengan perubahan zaman yang semakin berkembang, ilmu pengetahuan pun mengalami kemajuan yang pesat dari segi teknologi dalam bidang informasi. Hal ini dapat dilihat secara jelas dengan adanya Sistem Informasi Geografis (SIG) atau Geographic Information System (GIS) yang merupakan suatu sistem informasi berbasis komputer. GIS ini memberikan informasi yang diperoleh melalui pengenalan obyek pada citra satelit sebagai data primer yang dipadukan dengan peta-peta tematik sebagai data sekunder, dalam kasus ini sistem satelit yang digunakan adalah Global Positioning System (GPS). Pemanfaatan GIS ini perlu ditunjang dengan perangkat komputer untuk menampilkan informasi yang diterima. Media komputer yang akan digunakan dalam penulisan ini adalah android yang akan menghasilkan informasi berupa peta jalan yang dapat digunakan untuk pemilihan jalan alternatif menuju suatu tempat tujuan. Android memiliki aplikasi yang disebut LewatMana yang dapat menunjang penggunaan GIS ini. LewatMana ini akan memberikan informasi mengenai situasi jalan yang akan dilalui.</summary>
    <dc:date>2013-02-14T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pariwisata, Konservasi, Kotatua Yang Terjupakan</title>
    <link rel="alternate" href="http://hdl.handle.net/123456789/6541" />
    <author>
      <name>Prakosa, Wahyu</name>
    </author>
    <id>http://hdl.handle.net/123456789/6541</id>
    <updated>2013-02-01T04:39:50Z</updated>
    <published>2011-08-05T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Pariwisata, Konservasi, Kotatua Yang Terjupakan
Authors: Prakosa, Wahyu
Abstract: Peninggalan tempat-tempat bersejarah merupakan potensi suatu negara yang dapat&#xD;
dijadikan warisan pusaka harus dilestarikan dan dapat sebagai obyek penelitian,&#xD;
investasi pariwisata bahkan sumber ekonomi. Warisan tersebut dapat berupa ~&#xD;
bangunan tua yang memiliki sejarah dan aristektur yang menarik. Kotatua Jakarta liada&#xD;
hentinya melakukan upaya pelastarian dan menjaga aset-aset budaya yang masih&#xD;
tersisa dengan menghidupkan di Kawasan tersebut, hal ini menjadi salah satu nilai&#xD;
postitif dalam upaya mengkonservasi kawasan sekaligus dijadikan obyek wisata. Oari&#xD;
upaya-upaya tersebut muncul permasalahan diantaranya : penanganan pihak-pihak&#xD;
terkait belum maksimal, citra kawasan beJum jeJas, bangunan banyak yang mulai rusak&#xD;
clan hancur.&#xD;
Tujuan dalam penelitian ini adalah penanganan secara terus-menerus, peningkatan citra&#xD;
kawasan, memaksimalkan bangunan bersejara sebagai wisata budaya. Metode yang&#xD;
digunakan adalah kualitatif dan cara yang digunakan adalah survei dan survei sekunder.&#xD;
Oan hasil yang diharapkan adalah rnemaksimalkan potensi bangunan tua sehingga Iebih&#xD;
produktif dan peningkatan ekonomi lokal sehingga saJing terkait dan menjadi sebtal&#xD;
investasi pariwisata yang sang at menguntungkan.</summary>
    <dc:date>2011-08-05T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Kawasan Perdagangan Sebagai Potensi Wisata Belanja</title>
    <link rel="alternate" href="http://hdl.handle.net/123456789/6540" />
    <author>
      <name>Dimyati, Dimyati</name>
    </author>
    <id>http://hdl.handle.net/123456789/6540</id>
    <updated>2013-01-31T08:46:51Z</updated>
    <published>2011-08-06T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Kawasan Perdagangan Sebagai Potensi Wisata Belanja
Authors: Dimyati, Dimyati
Abstract: Pariwisata diidentikan kunjungan ke objek wisata dengan kekayaan alam dan b&#xD;
saat ini berkembang objek agrowisata ataupun desa wisata. Tidak bisa di&#xD;
perkembangan dan kemajuan industri pariwisata mengikut selera masyarakal&#xD;
dengan minat dan tujuan yang diharapkan. Tujuan wisata lidak hanya karena k&#xD;
alam dan keunikan culture sebuah daerah tertentu. Dewasa ini para wisatawan&#xD;
melakukan kegiatan perjalanan wisata mengharapkan memperoleh makanan dan&#xD;
belanjaan yang khas dan menarik.&#xD;
Perkembangan tujuan wisata ke tempat-tempat yang menawarkan barang-&#xD;
belanja saat ini banyak menjadi tujuan bagi masyarakal Sebagai contoh orang mau&#xD;
ke Bandung karena di sana banyak factory ouffet, pergi ke Singapura menujuk&#xD;
Orchard hanya untuk wisata belanja (shopping). Ini berarti kawasan perdagangan&#xD;
merupakan potensi bagi para wisatawan untuk berkunjung dan&#xD;
Fenomena kegiatan kepariwisataan seperti ini menjadi potensi bagi industri&#xD;
kepariwisataan ke depan, sekaligus menjadi sektor pertumbuhan ekonomi masyarakat&#xD;
dan daerah.</summary>
    <dc:date>2011-08-06T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>no title</title>
    <link rel="alternate" href="http://hdl.handle.net/123456789/6529" />
    <author>
      <name>Wahyudi, Agung</name>
    </author>
    <id>http://hdl.handle.net/123456789/6529</id>
    <updated>2013-01-25T03:27:17Z</updated>
    <published>2010-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Authors: Wahyudi, Agung
Abstract: The complex changes that occur in society in line with the liberalization of the profession in Asia, technological devel-opments, changes in the social sciences or science affect changes in the field of architecture and architects bring in a&#xD;
competitive world. Various disciplines involved in creating a work of architecture, so changes in the field of architecture&#xD;
will be more than other disciplines. Architecture is an open system, where the user is an intrinsic element in the system&#xD;
design,and these users represent the people who are also constantly changing. Therefore, the architect has claimed to&#xD;
be more sensitive in identifying the needs of users and society at large and able to give an appropriate response to&#xD;
changes. This also resulted in architecture education, which are also challenged to be able to follow the rapid changes&#xD;
occurringin the community needs. Are the materials and methods of leaming and research in architectural education is&#xD;
to equip graduate architects have enough graduates to be able to understand exactly the environment and the needs of&#xD;
a changing user community? From this perspective the relationship of harmony between architect, client and user needs&#xD;
to align. This paper discusses the importance of using methods to train softskill "sensitivity" of students in an ever-changingsociety, in which science develops, the needs and the construction industry is also growing. Leaming envi-ronment must be created to encourage students equipped themselves with investigative attitude that makes them find&#xD;
theirown way to gain in-depth knowledge of the formation of design, as a basis to develop sensitivity toward others.&#xD;
Softskill is as important as freedom of thought. Allowing students to have effective communication and interpersonal&#xD;
skills, so they can better appreciate, understand, engage with and respond to the needs of various stakeholders.</summary>
    <dc:date>2010-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

