<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>Repository Community:</title>
    <link>http://hdl.handle.net/123456789/434</link>
    <description />
    <pubDate>Mon, 17 Jun 2013 11:08:58 GMT</pubDate>
    <dc:date>2013-06-17T11:08:58Z</dc:date>
    <item>
      <title>Pengembangan Aplikasi Panduan Wisata Taman Impian Jaya Ancol Dengan Augmented Reality Berbasis Android</title>
      <link>http://hdl.handle.net/123456789/6993</link>
      <description>Title: Pengembangan Aplikasi Panduan Wisata Taman Impian Jaya Ancol Dengan Augmented Reality Berbasis Android
Authors: Herawan, Hery; munggaran, lulu chaerani
Abstract: Penduduk perkotaan seperti Jakarta  perlu &#xD;
liburan atau rekreasi di sela-sela kegiatan sehari-&#xD;
hari mereka sebagai salah satu cara untuk &#xD;
melepaskan lelah. Contoh tempat rekreasi seperti &#xD;
Taman Mini Indonesia Indah (TMII), kebun &#xD;
binatang  Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol, &#xD;
Monumen Nasional,  dan sebagainya. Rekreasi &#xD;
merupakan bagian dari  objek wisata.Jadi  untuk &#xD;
selanjutnya menggunakan objek wisata. Saat ini &#xD;
mereka cenderung menggunakan perangkat mobile &#xD;
seperti Smartphone untuk mengakses informasi &#xD;
tentang  objek wisata. Salah satu objek wisata  yang &#xD;
populer dan merupakan daya tarik yang paling &#xD;
banyak dikunjungi oleh wisatawan di Jakarta  ialah &#xD;
Taman Impian Jaya Ancol. &#xD;
Dibutuhkan sebuah sistem panduan wisata untuk &#xD;
memfasilitasi turis  Taman Impian Jaya Ancol untuk &#xD;
mencari dan melihat informasi tentang  Taman &#xD;
Impian Jaya Ancol. Tujuan dari penulisan ini adalah &#xD;
untuk mengembangkan aplikasi  panduan wisata &#xD;
Taman Impian Jaya Ancol  berbasis android  dan &#xD;
menggunakan Augmented Reality.&#xD;
Metode penelitian  yaitu  pengumpulan data, &#xD;
analisis kebutuhan,  perancangan, implementasi dan &#xD;
pengujian. Aplikasi ini dikembangkan dengan &#xD;
menggunakan  bahasa  pemrograman Java, XML, &#xD;
HTML, CSS,  JavaScript, PHP,  MySQL, dan &#xD;
menggunakan Wikitude SDK.</description>
      <pubDate>Mon, 10 Jun 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/6993</guid>
      <dc:date>2013-06-10T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Usulan Perbaikan Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Mesin Fin Forming Dengan Menggunakan  Metode Efektifitas Seluruh Peralatan (oee) DI Pt. Xyz</title>
      <link>http://hdl.handle.net/123456789/6992</link>
      <description>Title: Usulan Perbaikan Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Mesin Fin Forming Dengan Menggunakan  Metode Efektifitas Seluruh Peralatan (oee) DI Pt. Xyz
Authors: Dani, Dadan
Abstract: PT. XYZ merupakan perusahaan dengan skala besar yang memproduksi beberapa suku &#xD;
cadang otomotif yang akan di pasarkan ke dalam maupun ke luar negeri. untuk menghasilkan barang &#xD;
produksi sesuai dengan permintaan pelanggan salah satu faktor yang harus di perhatikan adalah &#xD;
tentang kesiapan mesin. PT. XYZ tidak terlepas dari masalah yang berkaitan tentang kesiapan &#xD;
produksi, dimana salah satu lini produksi yang sering mengalami masalah proses produksi adalah &#xD;
lini produksi radiator. Mesin fin forming merupakan mesin pertama yang digunakan untuk proses &#xD;
awal pembuatan radiator di PT. XYZ. Apabila mesin fin forming berhenti, maka proses pembuatan &#xD;
radiator di PT. XYZ akan berhenti pula, jadi mesin fin forming merupakan mesin yang sangat kritikal &#xD;
di lini produksi radiator. Mesin fin forming yang ada pada lini produksi radiator tidak mampu &#xD;
mencapai target  produksi yang telah di tentukan, dimana mesin fin forming hanya mampu mencapai &#xD;
target sebesar 78% dari target yang telah ditentukan. Perawatan produktif total didefinisikan sebagai &#xD;
konsep perbaikan berkelanjutan yang melibatkan seluruh karyawan untuk meningkatkan perawatan &#xD;
mesin, peralatan, dan meningkatkan produktivitas. Salah satu indikator kesuksesan perawatan &#xD;
produktif total di ukur oleh efektifitas seluruh peralatan (OEE) dimana ukuran kinerja ini mencakup &#xD;
ke berbagai macam kerugian seperti penurunan waktu, penurunan kecepatan, dan cacat pada produk. &#xD;
PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan jepang, jadi nilai OEE ideal pada perusahaan tersebut &#xD;
mengacu pada standar institute perawatan Jepang (JIPM), yaitu sebesar 85%. Dengan mengetahui &#xD;
nilai OEE pada mesin fin forming, kita dapat mengetahui faktor penyebab rendahnya efisiensi mesin &#xD;
fin forming, sehingga bisa dijadikan acuan untuk menghasilkan usulan untuk meningkatkan efisiensi &#xD;
mesin fin forming.  Dari hasil perhitungan dapat dilihat bahwa nilai OEE mesin fin  forming dari &#xD;
bulan Juli 2011  -  Februari 2012 masih dibawah standar institute perawatan Jepang (JIPM), yaitu &#xD;
berkisar antara 75.82%  -  85.02%, hal ini disebabkan karena tingginya kerusakan,  kerugian &#xD;
pemasangan dan penyetelan, dan kerugian karena operasi berhenti pada mesin fin forming.</description>
      <pubDate>Mon, 10 Jun 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/6992</guid>
      <dc:date>2013-06-10T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Nilai Kalor Minyak Nabati Dari Buah Kepayang</title>
      <link>http://hdl.handle.net/123456789/6991</link>
      <description>Title: Nilai Kalor Minyak Nabati Dari Buah Kepayang
Authors: Wijanarko, Utut
Abstract: Minyak nabati adalah senyawa minyak yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan yang &#xD;
diperoleh melalui proses ekstrasi. Minyak nabati juga merupakan sumber energi &#xD;
terbarukan dan bernilai ekonomis sehingga dapat digunakan sebagai sumber energi &#xD;
alternative. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat fisika minyak nabati, dari &#xD;
buah kepayang yang diolah menjadi kluwek. Penentuan panas jenis dan nilai kalor &#xD;
menggunakan Kalorimeter larutan dan Kalorimeter bom. Hasil penelitian &#xD;
menunjukkan bahwa minyak kluwek memiliki nilai panas jenis 0.78 Kal/kg&#xD;
o&#xD;
C dan &#xD;
nilai kalor 38. 1751 MJ/kg. Nilai kalor minyak kluwek hampir sama dengan nilai &#xD;
kalor minyak kelapa sawit dan minyak jelantah.</description>
      <pubDate>Mon, 10 Jun 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/6991</guid>
      <dc:date>2013-06-10T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Pengaruh Tebal Pelapisan Chrometerhadap Sifat  Mekanik Pada Baja Ss400 Dengan Metode Elektroplating</title>
      <link>http://hdl.handle.net/123456789/6990</link>
      <description>Title: Pengaruh Tebal Pelapisan Chrometerhadap Sifat  Mekanik Pada Baja Ss400 Dengan Metode Elektroplating
Authors: Mulyudha, Mulyudha
Abstract: Electroplating merupakan suatu proses pengendapan zat (ion-ion logam) pada suatu logam &#xD;
dasar (katode) melalui proses elektrolisa.Proses tersebut dilakukan setelah benda kerja &#xD;
mencapai bentuk akhir atau setelah proses pengerjaan mesin serta penghalusan terhadap &#xD;
permukaan benda kerja yang dilakukan. Pada penelitian ini logam yang digunakan adalah &#xD;
baja karbon rendah SS400. Proses pelapisan yang dilakukan adalah pelapisan elektroplating &#xD;
dengan variasi waktu yang berbeda yaitu 1 jam dan 2jam dengan arus 200A. Dari hasil &#xD;
pengmatan dilihat hasil ketebalan yang didapat setelah dilakukan pelapisan yaitu dengan &#xD;
nilai rata-rata ketebalan pada pelapisan selama 1 jam yaitu 93,33  µm dan pelapisan selama &#xD;
2 jam meningkat menjadi 164,33 µm. Setelah menghitung ketebalan dilakukan uji tarik &#xD;
dimana masing-masing specimen antara lain pelapisanselama tanpa proses pelapisan, 1 &#xD;
jam, dan 2 jam dan didapat sifat mekanik pada specimen tersebut mengalami elongation &#xD;
pada tanpa proses lapisan mendapat nilai rata-rata  9.17%, kemudian pelapisan 1 jam &#xD;
mendapatkan rata-rata yaitu 9.55% meningkat menjadi11.11% untuk pelapisan 2 jam. &#xD;
Untuk melihat ketebalan lapisan dilakukan, strukturmakro dan mikro pada specimen &#xD;
masing-masing.</description>
      <pubDate>Mon, 10 Jun 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/6990</guid>
      <dc:date>2013-06-10T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

