|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Teknologi Industri >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1009
|
| Title: | USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS PADA USAHA KECIL MENENGAH KONVEKSI ADIOS |
| Authors: | ARDHIANTO, ARIS |
| Keywords: | Jarak Perpindahan Bahan Aliran Bahan UKM Konveksi Adios Tata letak Fasilitas |
| Issue Date: | 5-May-2012 |
| Abstract: | Tata letak atau pengaturan dari fasilitas produksi dan area kerja yang ada merupakan
landasan utama dalam dunia industri. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah
untuk mengevaluasi tata letak fasilitas produksi, menganalisis pengurangan jarak
perpindahan bahan dan perbaikan tata letak fasilitas produksi sepatu dan pada usaha
konveksi Adios. Memberikan usulan perbaikan tata letak fasilitas pada proses
produksi sepatu di konveksi Adios yang sesuai dengan prinsip dasar dalam
perencanaan tata letak fasilitas.
Usaha konveksi Adios merupakan usaha yang memproduksi sepatu, dimana sepatu
yang dhasilkan sebanyak 200 per hari. Dalam pembuatan sepatu ini terdapat 17
operasi dengan waktu pembuatan sepatu tersebut 700 detik atau 11,67 menit per unit.
Permasalahan yang terdapat pada usaha konveksi Adios adalah pengaturan fasilitas
produksi yang terdapat di dalamnya belum sesuai dengan prinsip dasar dalam
perencanaan tata letak fasilitas. Metode yang dipergunakan untuk perbaikan tata
letak fasilitas dilakukan dengan menggunakan teknik konvensional dan metode
kualitatif yaitu menggunakan peta proses operasi, lembar urutan proses, peta proses
produk darab, peta hubungan aktivitas diagram hubungan aktivitas dan diagram
pengalokasian wilayah.
Hasil dari penulisan tugas akhir ini adalah pada pemilihan tipe tata letak fasilitas
yang digunakan dalam usulan perbaikan tata letak fasilitas ini adalah menggunakan
tipe tata letak fasilitas berdasarkan aliran produksi karena jumlah sepatu yang dibuat
dalam jumlah cukup besar sehingga mesin yang digunakan dapat diatur berdasarkan
“mesin setelah mesin”. Untuk tipe aliran bahan yang diterapkan adalah pola aliran
bahan bentuk lintasan U karena proses aliran produk jadi yang dihasilkan berdekatan
dengan awal proses dan secara ekonomis hal ini akan dapat mengatasi segala
keterbatasan ukuran area bangunan pabrik yang ada. Jarak perpindahan sebelum
perbaikan kurang maksimal karena usaha konveksi tidak memanfaatkan ruangan
dengan maksimal. Total jarak perpindahan bahan antar fasilitas sebelum perbaikan
sebesar 6112 cm dengan total waktu aliran proses sebesar 103 detik. Setelah
dilakukan proses perbaikan, maka diperoleh jarak perpindahan bahan antar fasilitas
semaksimal mungkin. Total jarak perpindahan bahan antar fasilitas setelah perbaikan
sebesar 934 cm dengan total waktu aliran proses sebesar 17 detik. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1009 |
| Appears in Collections: | E-Journal Teknologi Industri
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|