Header Repository Gunadarma

Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/1053

Title: KECEMASAN SEORANG SINGLE PARENT YANG MEMILIKI ANAK KETERBELAKANGAN MENTAL
Authors: TRISTANI, SHITA
Keywords: Kecemasan
Single parent
Issue Date: 5-May-2012
Abstract: Beberapa tahun belakangan ini sering sekali terjadi perceraian dikalangan orang tua yang menikah muda maupun yang tidak; penduduk pada tahun 1990 menunjukkan bahwa kasus perceraian 18%, perpisahan 14% dan kematian 68%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai kecemasan seorang single parent yang memiliki anak keterbelakangan mental, hal-hal apa saja yang menyebabkan kecemasan dan bagaimana cara mengatasi kecemasan tersebut. Pertanyaan yang diajukan adalah apa ciriciri kecemasan yang dialami oleh subjek, faktor-faktor apa saja yang menyebabkan subjek menjadi cemas dan bagaimana cara mengatasi kecemasan pada subjek. Metode yang digunakan dalam penenlitian ini adalah studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah satu orang dengan karakteristik berjenis kelamin perempuan, berusia 53 tahun dan memiliki anak keterbelakangan mental. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penenlitian ini adalah wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa ciri-ciri kecemasan seorang single parent yang memiliki anak keterbelakangan mental adalah kecemasan kegelisahan, kegugupan, banyak berkeringat, sulit berbicara, suara yang bergetar, anggota tubuh yang menjadi dingin, sering buang air kecil, mulut terasa kering, kerongkongan terasa kering, anggota tubuh terasa kaku dan dahi berkeringat, tergantung pada orang lain, selalu waspada dan sulit berkonsentrasi. Faktor-faktor yang menyebabkan kecemasan adalah saat mengalami kesulitan untuk memberikan obat, mengalami gugup saat merajuk anaknya untuk makan, melihat adanyan penurunan berat badan pada anaknya, kondisi anaknya yang tidak pulihpulih, kelelahan karena memandikan anaknya, subjek tidak mampu merawat anaknya seorang diri, dan subjek inign memberikan yang terbaik untuk anaknya. Cara mengatasi kecemasan adalah menggerakkan tangannya dengan cepat, berusaha ubtuk menata katakata saat merajuk anaknya, berusaha menggenggam tangannya yang gemetar, membasuh telapak tangannya yang basah, menarik nafas untuk menenangkan diri, membasuh keringat dengan handuk, sering mondar-mandir ke kamar mandi, memijit-mijit tubuhnya sendiri, sering mengawasi anaknya yang berada di kamar, dan subjek banyak meminta pendapat ke saudara kandungnya.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/1053
Appears in Collections:E-Journal Psikologi

Files in This Item:

File Description SizeFormat
10504171.pdf68.24 kBAdobe PDFView/Open

Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! Repository Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback