|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1242
|
| Title: | Intimasi Perselingkuhan Pada Pramugari Udara Yang Sudah Menikah |
| Authors: | Nuryani, Dwi |
| Keywords: | Pramugari Udara seksual. |
| Issue Date: | 5-May-2012 |
| Abstract: | Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, banyak sekali perubahan yang terjadi
dalam hampir seluruh aspek kehidupan. Salah satu dari perubahan-perubahan itu adalah
perubahan sosial Adanya perubahan yang terjadi di dalam masyarakat, juga ikut merubah
nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat itu sendiri, terjadinya pergeseran nilai-nilai di dalam
masyarakat, termasuk di dalamnya masalah-masalah seks (perselingkuhan). Padahal
perilaku seks (perselingkuhan) diantara sesama pasangan yang sudah menikah itu masih
belum dapat di terima oleh sebagian besar anggota masyarakat. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui secara mendalam bagaimana gambaran intimasi perselingkuhan pada
pramugari udara yang sudah menikah, faktor-faktor apa sajakah yang memunculkan
intimasi pada pasangan selingkuh tersebut, alasan subjek melakukan perselingkuhan serta
dampak intimasi perselingkuhan pada pramugari udara yang sudah menikah. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah
satu orang dengan karakteristik berjenis kelamin perempuan berusia 34 tahun yang sudah
menikah dan melakukan perselingkuhan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah wawancara dan observasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
fenomena perselingkuhan yang terjadi pada saat ini berhubungan dengan jenis pekerjaan
yang menuntut untuk sering berada diluar rumah, jauh dari keluarga dan sering bepergian
ke luar kota dengan rekan kerja dalam waktu yang cukup lama. Kondisi seperti ini sangat
rentan terjadinya perselingkuhan. Salah satu pekerjaan yang bisa disebut seperti ini adalah
pramugari udara. Intimasi perselingkuhan yang terjadi pada subjek seperti keinginan untuk
menjaga dan mengusahakan kesejahteraan pasangan, menikmati saat-saat kebersamaan,
perasaan saling menghargai dan menempatkan pasangan pada tempat yang tertinggi dan
menyadari kekurangan pasangan, selalu ada untuk membantu dalam situasi yang sulit,
saling mengerti satu sama lain, berbagi dan memberikan yang terbaik untuk orang yang
dicintai, selalu mendukung dan membantu saat dibutuhkan, berempati dan mendukung
secara emosional, komunikasi yang jujur dan mendalam, merasa keberadannya sangat
penting dalam kehidupan. Intimasi ini bisa muncul karena adanya latar belakang kehidupan
dan status ekonomi yang tidak jauh berbeda, kesamaan minat, kebiasaan-kebiasaan dan
aktivitas serta ketertarikan secara fisik yang berujung pada ketertarikan secara seksual. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1242 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|