|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1247
|
| Title: | Resiliensi Pada Pengidap HIV/AIDS |
| Authors: | Indah Pratiwi, Yurista |
| Keywords: | Resiliensi Remaja |
| Issue Date: | 5-May-2012 |
| Abstract: | Dalam setiap individu resiliensi sangat diperlukan, terutama pada individu yang
mengidap HIV/AIDS. Karena dengan adanya resiliensi individu memiliki kemampuan semangat
untuk bangkit, individu juga memiliki tujuan dan alasan untuk memperjuangkan hidupnya.
Berdasarkan hal tersebut maka penulis membuat rumusan masalah sebagai berikut: (1)
Bagaimana gambaran resiliensi yang dimiliki pengidap Subjek? (2) Faktor – faktor apa yang
mempengaruhi kualitas resiliensi Subjek? (3) Kemampuan apa saja yang mempengaruhi
resiliensi pada Subjek? Sedangkan tujuannya adalah untuk mengetahui (1) Gambaran resiliensi
yang dimiliki pengidap Subjek; (2) Faktor – faktor yang mempengaruhi kualitas resiliensi
Subjek; (3) Kemampuan apa saja yang mempengaruhi resiliensi pada Subjek. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan observasi. Metode observasi yang
digunakan yaitu observasi non partisipan, metode wawancara yang digunakan adalah wawancara
berstruktur. Subjek penelitian ini adalah seorang remaja akhir yang mengidap HIV/AIDS. Dari
hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Resiliensi yang dimiliki oleh subjek cukup baik karena
subjek mempunyai semangat hidup dan mensyukuri waktu yang tersisa dalam hidupnya. (2)
Faktor yang mempengaruhi kualitas resiliensi subjek adalah rasa empati terhadap lingkungan
sekitar, subjek selalu mandiri dalam kehidupan sehari-harinya, subjek memiliki hubungan baik
dengan orang lain, subjek memiliki inisiatif yang baik dalam kehidupan sehari-harinya, subjek
memiliki kreativitas yang baik dalam bidang musik, subjek memiliki rasa humor dalam
kehidupan sehari-harinya, dan subjek memiliki moralitas yang baik. (3) Kemampuan yang
mempengaruhi resiliensi pada subjek adalah pengendalian diri yang baik, subjek mampu
mengendalikan keinginan ataupun tekanan dalam hidupnya, subjek selalu optimis dalam
menjalani hidup, subjek selalu percaya diri dalam melakukan sesuatu, dan subjek memiliki
tujuan hidup yang baik dari sebelumnya. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1247 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|