|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1263
|
| Title: | HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN (LONELINESS) DENGAN PERILAKU PARASOSIAL PADA WANITA DEWASA MUDA |
| Authors: | NOVENZ WAHIDAH, FIDIA CYNTHIA, TRIDA |
| Keywords: | Perilaku Parasosial Wanita Dewasa Muda |
| Issue Date: | 5-May-2012 |
| Abstract: | Perilaku parasosial merupakan salah satu perantara bagi individu yang kesepian
(loneliness). Individu yang rentan mengalami kesepian (loneliness) adalah wanita dewasa
muda. Wanita dewasa muda yang kesepian (loneliness) akan lebih sering berada di rumah
dan memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk melakukan perilaku parasosial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kesepian
(loneliness) dengan perilaku parasosial pada wanita dewasa muda. Penelitian ini adalah
penelitian kuantitatif dimana sampel penelitian yang diambil sebanyak 150 wanita dewasa
muda yang berusia 20-35 tahun. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode
kuesioner dari Skala Kesepian (loneliness), Parasocial Interaction Scale (PSIS) dan
Celebrities Attitude Scale (CAS) serta beberapa pertanyaan terbuka mengenai faktor-faktor
yang mempengaruhi perilaku parasosial. Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi
Product Moment dari Karl Pearson dan statistik deskriptif.. Hasil yang diperoleh adalah
terdapat hubungan antara kesepian (loneliness) dengan perilaku parasosial pada wanita
dewasa muda. Hasil ini berdasarkan korelasi antara kesepian (loneliness) dan Parasocial
Interaction Scale (PSIS) (r = 0.340, sig = 0.000). Begitu pula hasil yang diperoleh dari
korelasi antara kesepian (loneliness) dan Celebrities Attitude Scale (CAS) didapatkan
correlation coefficient sebesar 0.291 dan nilai sig = 0,000 yang artinya terdapat hubungan
antara kesepian (loneliness) dengan perilaku parasosial pada wanita dewasa muda. Usia
dapat mempengaruhi kesepian (loneliness) pada wanita dewasa muda. Semakin
bertambahnya usia dan seiring dengan meningkatnya keterampilan seseorang, maka akan
semakin realistik pula hubungan sosial yang diharapkan wanita dewasa muda sehingga
kemungkinan untuk mengalami kesepian (loneliness) semakin kecil. Adapun tingkat
pendidikan dapat mempengaruhi perilaku parasosial, dimana semakin tinggi tingkat
pendidikan wanita dewasa muda maka akan lebih sedikit pula wanita dewasa muda tersebut
melakukan perilaku parasosial.
Kata Kunci : Kesepian (Loneliness), Perilaku Parasosial, |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1263 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|