|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1569
|
| Title: | BODY IMAGE REMAJA WANITA BERTATO |
| Authors: | AGUSTIN, RIZKI |
| Keywords: | Body Image Remaja Wanita Tato |
| Issue Date: | 7-May-2012 |
| Abstract: | Body image adalah representasi internal seseorang mengenai penampilan tubuh bagian luar atau persepsi unik mengenai tubuhnya. Seseorang dapat memiliki body image yang positif dan dapat pula memiliki body image yang negatif. Di satu sisi, tato dapat membuat seseorang memiliki body image yang positif dimana tato tersebut membuat seseorang merasa sexy, keren ataupun menarik atas penampilannya. Namun, tato juga dapat membuat seseorang memiliki body image yang negatif dimana seseorang merasa kurang percaya diri, kurang menarik atas penampilannya yang bertato itu. Hal tersebut dapat terjadi karena sebagian besar masyarakat masih menganggap tato sebagai sesuatu yang negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara lebih mendalam mengenai alasan remaja wanita bertato, gambaran body image remaja wanita bertato, faktor penyebab body image remaja wanita bertato, dan proses perkembangan body image remaja wanita bertato. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik wawancara dan observasi. Teknik tersebut dilakukan pada dua remaja wanita bertato berusia antara 12 sampai dengan 21 tahun dengan masing-masing satu significant other. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa alasan subjek untuk memiliki tato adalah untuk mengekspresikan suatu seni dan untuk mengingat pengalaman hidup yang dialami. Alasan lainnya adalah hanya sekedar iseng bersama teman-temannya. Dapat diketahui juga bahwa subjek memiliki body image yang cenderung positif, yang ditunjukkan dengan adanya ketepatan dalam memperkirakan bentuk tubuh, berat tubuh, kematangan fisik, maupun daya tarik fisik. Selain itu, subjek juga memiliki rasa percaya diri, nyaman, dan menerima diri subjek apa adanya. Hal tersebut disebabkan oleh kematangan diri subjek yang lebih cepat dari lainnya dan sikap subjek yang tidak peduli terhadap komentar orang lain mengenai penampilan subjek yang bertato. Tato yang subjek miliki sendiri, tidak ikut andil terhadap terbentuknya body image subjek yang cenderung positif itu. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1569 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|