|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Teknik Sipil dan Perencanaan >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1667
|
| Title: | PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN BESERTA ANGGARAN BIAYANYA PADA LAJUR KHUSUS BUS TRANS PAKUAN KOTA BOGOR KORIDOR TERMINAL BUBULAK-POOL BUS WISATA BARANANGSIANG |
| Authors: | Abdi Hutomo, Rifan |
| Keywords: | Perencanaan perkerasan, Lajur Khusus Bus. |
| Issue Date: | 7-May-2012 |
| Abstract: | Lajur khusus bus adalah ciri-ciri utama dari angkutan massa jenis rapid transit. Pembuatan lajur khusus bus tidak lepas dari nilai perencanaan tebal perkerasan karena tahap perencanaan pada proyek pembuatan jalan memegang peranan yang penting.Perencanaan lapis perkerasan harus mempertimbangkan faktor ekonomi, kondisi lingkungan, sifat tanah dasar, beban lalu lintas, fungsi jalan dan faktorfaktor lainnya.Dipilihnya metode analisa komponen untuk perancangan tebal perkerasan lentur dan metode NAASRA untuk perencanaan tebal perkerasan kaku dalam pembuatan lajur khusus Bus Trans Pakuan Kota Bogor karena metode ini menyediakan kemampuan yang lebih baik dan dari kedua metode ini dirasakan cukup banyak dipakai untuk perencanaan tebal perkerasan jalan seperti kondisi di Indonesia. Dalam tugas akhir ini akan dibahas perbandingan nilai perencanaan tebal perkerasan dengan metode analisa komponen dan metode NAASRA untuk diperoleh hasil perencanaan akhir dari studi perbandingan kedua metode tersebut dengan memperhatikan nilai – nilai yang lebih ekonomis dan sesuai dengan kondisi lapangan dan lingkungan hal itu dikarenakan dari kedua perkerasan memiliki kelebihan dan kekurangan. Dari hasil analisa yang didapat untuk perkerasan lentur rata-rata diperoleh diperoleh tebal lapis permukaan Asphalt Concrete ATB adalah 10,3 cm, tebal LPA kelas B adalah 20 cm, sedangkan LPB kelas C adalah 10 cm dan memi l iki anggaran biaya sebesar Rp. 32.474.430.740,00. sedangkan untuk perkerasan kaku rata-rata diperoleh tebal lapis permukaan beton 15 cm, tebal LPB adalah 30 cm, Ruji Ø20 – 300 mm, tulangan memanjang Ø19 – 200 mm, tulangan melintang Ø12 – 300 mm dan memiliki anggaran biaya Rp. Rp. 44.298.603.030,00. dari kedua perkerasan memiliki perbandingan biaya sebesar Rp. 11.824.172.290,00. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1667 |
| Appears in Collections: | E-Journal Teknik Sipil dan Perencanaan
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|