Header Repository Gunadarma

Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/1757

Title: MOTIVASI BELAJAR ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH DILTS FOUNDATION
Authors: Reina Sari., Dwinda
Keywords: Motivasi Belajar
Anak Jalanan
Rumah Singgah
Issue Date: 8-May-2012
Abstract: Di Indonesia akhir masa orde baru yang bersamaan dengan krisis moneter mengakibatkan sulitnya untuk membiayai kehidupan. Banyak yang mengeluh keuangan yang tidak mencukupi anggaran rumah tangga, seperti untuk bahan pokok rumah tangga, listrik, dan juga uang sekolah anak-anak. Apalagi lingkungan perkotaan pada keluarga-keluarga yang taraf ekonominya rendah dan yang tinggal di daerah pemukiman yang kumuh. Banyak pihak yang cukup peduli terhadap anak-anak jalanan dengan cara mendirikan rumah singgah, dimana rumah singgah tersebut sebagai tempat untuk melakukan proses belajar mengajar. Diharapkan dengan adanya rumah singgah yang mengadakan program belajar maka keinginan anak-anak untuk bersekolah akan terwujud. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar pada anak jalanan di rumah singgah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar anak jalanan di rumah singgah Dilts Foundation. Menurut Fudyartanto (2002) Motivasi belajar yaitu mendorong atau memberi semangat kepada individu yang melakukan kegiatan belajar, agar lebih giat agar prestasinya meningkat menjadi lebih baik. Dan menurut Mulyani (1979) motivasi belajar akan tampak kuat bila motivasi belajar individu cukup menonjol, sebab motivasi belajar inilah yang akan mempengaruhi lebih lanjut timbulnya kepercayaan diri yang mantap, mempunyai tanggung jawab dan mengharapkan pengetahuan yang konkrit tentang hasil kerjanya akan mendapatkan nilai yang baik. Subjek yang dijadikan bahan penelitian ini yaitu dua anak yang berusia 12 dan 13 tahun. Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah Bagaimanakah motivasi belajar anak jalanan di rumah singgah Dilts Foundation dan Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi belajar anak jalanan di rumah singgah Dilts Foundation. Motivasi belajar anak jalanan di rumah singgah yaitu suatu dorongan atau semangat untuk melakukan kegiatan belajar yang dilakukan di suatu tempat yang memberikan perubahan tingkah laku didalam diri anak demi mencapai tujuan belajarnya serta untuk melakukan hal-hal yang positif. Unsur-unsur yang mempengaruhi motivasi belajar adalah: a. Cita-cita atau inspirasi anak: Motivasi belajar tampak pada keinginan anak sejak kecil seperti keinginan belajar berjalan, makan makanan yang lezat, berebut permainan, dapat membaca, dapat bernyanyi, dan lain-lain selanjutnya keberhasilan mencapai keinginan tersebut menumbuh kemauan bergiat, bahkan dikemudian hari menimbulkan cita-cita dalam kehidupan. b. Kemampuan anak: Keinginan anak perlu dibarengi dengan kemampuan atau kecakapan mencapainya. Keberhasilan tersebut memuaskan dan menyenangkan hatinya. Kemampuan akan memperkuat motivasi anak untuk melaksanakan tugastugas perkembangan. c. Kondisi anak: Kondisi anak yang meliputi kondisi jasmani dan rohani mempengaruhi motivasi belajar. Seseorang anak yang sedang sakit, lapar atau marah-marah akan mengganggu perhatian belajar sebaliknya seorang anak yang sehat, kenyang dan gembira akan mudah memusatkan perhatian. d. Kondisi lingkungan anak: Lingkungan anak dapat berupaya keadaan alam, lingkungan tempat tinggal, pergaulan sebaya dan kehidupan kemasyarakatan. Sebagai anggota masyarakat maka anak dapat terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Bencana alam, tempat tinggal kumuh, ancaman teman yang nakal, perkelahian antar anak akan mengganggu kesungguhan belajar sebaliknya kampus atau sekolah yang indah. Pergaulan anak-anak yang rukun, akan memperkuat motivasi belajar. e. Unsur-unsur dinamis dalam belajar dan pembelajaran: Anak memiliki perasaan, perhatian, kemauan, ingatan dan pikiran yang mengalami pembahan berkat pengalaman hidup dengan teman sebayanya berpengaruh pada motivasi dan perilaku belajar. f. Upaya guru dalam membelajarkan anak: Guru adalah seorang pendidik profesional, ia bergaul setiap hari dengan puluhan atau ratusan anak guru adalah pendidik yang berkembang. Tugas profesionalnya mengharuskan dia belajar sepanjang hayat. Upaya guru membelajarkan siswanya terjadi di sekolah dan diluar sekolah. Upaya pembelajaran guru di sekolah tidak terlepas dari kegiatan luar sekolah. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa kedua subjekyang merupakan anak jalanan memiliki motivasi belajar. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Anak Jalanan , Rumah Singgah
URI: http://hdl.handle.net/123456789/1757
Appears in Collections:E-Journal Psikologi

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Artikel_10500106.pdf104.5 kBAdobe PDFView/Open

Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! Repository Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback