Header Repository Gunadarma

Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/1821

Title: PERILAKU AGRESIF PADA ANAK YANG MENGALAMI CHILD ABUSE
Authors: Risviyanto, Novy
Zulkaida, Anita
Keywords: Perilaku Agresif
Anak
Child Abuse
Issue Date: 8-May-2012
Abstract: Keluarga yang ideal adalah keluarga yang mampu menjalankan fungsi psikologis yaitu memberikan rasa aman, menerima semua anggotanya secara wajar apa adanya, dan memberikan dukungan psikologis sehingga dapat menjadi tempat untuk pembentukan identitas diri. Namun tidak semua keluarga bisa menjalankan fungsi-fungsinya dan membentuk keluarga yang ideal. Kekerasan pada anak (child abuse) adalah tindakan salah atau sewenang-wenang yang dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak, baik secara fisik, emosi maupun seksual. Sedangkan menurut Psychology Today (2002) child abuse tidak hanya meliputi kekerasan tetapi juga penelantaran diri pada anak (neglect) oleh orangtua. Hampir 95 % anak yang mengalami kekerasan (child abuse) akan mengalami trauma serta menjadi pemarah dan agresif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bentuk perilaku agresif pada anak yang mengalami child abuse, serta faktor-faktor yang membentuk perilaku agresif pada anak yang mengalami child abuse. Penelitian menggunakan pendekatan kulaitatif berbentuk studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dan bersekolah kelas 5 SD. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa subjek yang mengalami child abuse memiliki perilaku agresif bentuk fisik, aktif, langsung yaitu memukul, menendang, bentuk verbal, aktif, langsung yaitu berbicara kasar seperti anjing, babi , dan bentuk fisik, pasif, tidak langsung yaitu suka menolak mengerjakan tugas-tugasnya. Perilaku agresif pada subjek disebabkan oleh 4 faktor yaitu meniru orangtua yaitu mengucapkan kata-kata kasar seperti anjing, babi (sama seperti yang diucapkan oleh orangtuanya), orangtua membiarkan seperti ketika subjek melakukan kenakalan orangtuanya terkadang memberi hukuman namun terkadang tidak memberi hukuman, memendam perasaan marah seperti ketika subjek mendapat kekerasan dari orangtuanya subjek hanya diam, terkadang subjek melampiaskan kekesalannya kepada adik dan temannya, dengan kejam mengadapi kekejaman seperti ketika subjek dinakali oleh temannya subjek selalu membalas kenakalan temannya dengan memukul atau menendang temannya. Tampak terjadi proses belajar pada subjek, yaitu subjek berfikir dan mempunyai cara pandang bahwa dengan kekerasan subjek bisa menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Hal ini sesuai dengan teori belajar sosial. Kata kunci : Perilaku Agresif, Anak, Child Abuse.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/1821
Appears in Collections:E-Journal Psikologi

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Artikel_10501213.pdf78.87 kBAdobe PDFView/Open

Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! Repository Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback