|
|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1822
|
| Title: | KONFLIK PACARAN JARAK JAUH PADA INDIVIDU DEWASA MUDA |
| Authors: | Nisa, Saadatun |
| Keywords: | PACARAN JARAK JAUH INDIVIDU DEWASA MUDA |
| Issue Date: | 8-May-2012 |
| Abstract: | Masa dewasa muda merupakan awal
dari suatu tahap kedewasaan dalam rentang
kehidupan seseorang. Individu pada masa
telah melewati masa remaja dan kini akan
memasuki tahap pencapaian kedewasaan
dengan segala tantangan yang lebih
beragam bentuknya. Tugas perkembangan
dewasa muda berkisar pada pembinaan
hubungan intim dengan orang lain, terutama
hubungan intim dengan lawan jenis, yang
ditandai dengan saling mengenal pribadi
seseorang baik kekurangan ataupun
kelebihan masing-masing individu yang
dilanjutkan dengan berpacaran. Biasanya
pacaran sudah dimulai sejak dewasa muda
yang berada pada usia 18-40 tahun dan
merupakan periode penyesuaian terhadap
pola-pola hidup yang baru dan harapan
sosial yang baru pula.
Dalam menjalani pacaran, seringkali
individu tidak selalu dapat berdekatan
dengan pasangannya, sehingga mereka
melakukan pacaran jarak jauh. Pacaran jarak
jauh merupakan suatu hubungan antara dua
pihak yang saling berkomitmen dimana
individu tidak dapat selalu berada secara
berdekatan satu sama lain, dan tidak dapat
bertemu ketika mereka saling membutuhkan,
karena bersekolah atau bekerja pada kota
yang berbeda, pulau yang berbeda, bahkan
negara ataupun benua yang berbeda.
Individu yang menjalani pacaran
jarak jauh sangat mungkin akan mengalami
suatu konflik, jika tidak segera diselesaikan
dapat mengakibatkan frustasi dan
ketidakseimbangan kejiwaan dan dapat
memberikan pengaruh langsung pada suatu
hubungan. Konflik adalah suatu keadaan
dimana individu dihadapkan pada dua atau
lebih tujuan atau pilihan dan individu harus
memilih satu dari beberapa pilihan tersebut.
Ketika muncul ketidaksetujuan berupa
pengaruh dari dalam diri individu itu sendiri
maupun dari luar yang tidak sesuai dengan
tujuan, harapan ataupun keinginan sehingga
menimbulkan suatu pertentangan antara
kekuatan yang ada pada diri individu sendiri
maupun antara individu dengan pihak lain
atau perbedaan pandangan, pendapat dan
sikap yang terjadi baik dengan diri sendiri
maupun dengan orang lain.
Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran mengenai konflik,
penyebab konflik, dan cara penyelesaian
konflik yang dialami oleh individu dewasa
muda yang menjalani pacaran jarak jauh.
Pendekatan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode kualitatif,
dengan pendekatan penelitian studi kasus,
dimana dalam penelitian ini menggunakan
metode wawancara secara umum serta
metode observasi non partisipan. Subjek
penelitian ini adalah individu dewasa muda
yang berusia 20-35 tahun yang menjalin
hubungan pacaran jarak jauh.
Berdasarkan hasil penelitian yang
telah dilakukan dapat diketahui bahwa subjek
mengalami konflik personal, diantaranya
keinginan subjek untuk menjalin hubungan
resmi tetapi subjek merasa orang tuanya
belum mengijinkan, pada saat subjek sedang
ada masalah pacarnya tidak berada di
samping subjek, subjek sulit untuk mencari
waktu yang tepat untuk berkomunikasi
dengan pacarnya, adanya perasaan takut
putus dan takut jika pacarnya selingkuh dan
subjek mempunyai pikiran untuk mencari
pengganti. Selain itu, subjek mengalami
konflik interpersonal, diantaranya
dikarenakan komunikasi yang tidak lancar
dan perbedaan status ekonomi.
Penyebabnya adalah adanya kesepakatan
antara subjek dan pacarnya yang tidak
terpenuhi oleh subjek, perhatian intensitas
komunikasi mulai berkurang, subjek merasa
bahwa pacarnya sudah berubah dan
perhatiannya mulai berkurang. Cara subjek
untuk mengatasi konflik tersebut dengan
cara berkomunikasi dengan pacarnya,
berpikiran positif, bersabar, saling percaya,
saling mengerti satu sama lain dan kuatnya |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1822 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|