|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1824
|
| Title: | HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER KETIGA |
| Authors: | Indri Maharani, Triana |
| Keywords: | Dukungan sosial Kehamilan Kecemasan |
| Issue Date: | 8-May-2012 |
| Abstract: | Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara dukungan sosial dan
kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester ketiga. Berdasarkan hasil
mean hipotetik diketahui bahwa dukungan sosial subjek berada pada rata-rata tinggi sedangkan
untuk kecemasan dalam menghadapi persalinan subjek berada pada rata-rata rendah.
Subjek dalam penelitian ini adalah ibu-ibu hamil yang usia kehamilannya berada dalam
trimester ketiga, yaitu usia kehamilan 28-40 minggu. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah
100 orang. Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini adalah sampling random sederhana
dimana setiap unit dalam sample mempunyai peluang yang sama untuk dipilih. Sedangkan
metode pengumpulan datanya adalah metode skala. Skala dukungan social yang dibuat
berdasarkan bentuk-bentuk dukungan sosial dari House, Watson, dan Thoits (dalam Firman &
Khairani, 2000), yaitu: bantuan materi, informasi, emotional support, dan dukungan
penghargaan. Sedangkan skala kecemasan disusun berdasarkan gejala-gejala kecemasan dari
Conley (2004), Ibrahim (2002), Hurlock dan Darajat (dalam Hasibuan & Simatupang, 1999)
yaitu berupa gejala fisik dan gejala psikologis.
Ibu yang sedang mengalami kehamilan, akan mengalami perubahan secara fisik dan
psikoogis 9mental), oleh karena itu iu hamil dituntut tidak hanya harus siap secarafisik, tetapi
juga haus siap secara mental. Perubahan secara mental pada ibu akan mempengaruhi emosi si
ibu. Pada trimester ketigaperubahan psikologis yang terjadi antara lain merasakan kegelisahan
mengenai kelahiran bayinya, perasaan takut mati, trauma kelahiran, perasaan bersalah atau
berdosa dan ketakutan riil seperti ketakutan bayinya lahir cacat. Apabila pengaruh emosi si ibu
tidak didukung oleh lingkungan keluarga yang harmonis ataupun lingkungan tempat tinggal
yang kondusif, maka hal ini dapat menimbulkan gangguan emosi dan fisik (ringan sampai berat)
pada para ibu seperti kecemasan. Mencegah hal tersebut terjadi, maka dukungan sosial untuk
ibu hamil sangatlah penting.
Kata kunci: Dukungan sosial, Kecemasan. Persalinan, Kehamilan |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1824 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|