Header Repository Gunadarma

Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/1827

Title: Keterbukaan Diri pada Janda Cerai yang Mencari Pasangan Melalui Internet
Authors: Giuria Rade Kana, Antonetha
Keywords: Janda
Cerai
Internet
Issue Date: 8-May-2012
Abstract: Bagi wanita yang telah bercerai mencari pasangan bukanlah hal yang mudah, karena tanggung jawab mereka menjadi bertambah, ia harus menjadi seorang ibu sekaligus menjadi tulang punggung keluarga untuk membiayai anak-anak dan juga dirinya sendiri, bagi wanita yang bekerja diluar rumah tentunya frekuensi untuk bertemu lawan jenis yang sesuai dan menerima statusnya saat ini bukan hal yang mudah karena adanya keterbatasan waktu. Saat ini mencari pasangan tidak hanya dilakukan secara langsung (face to face) pada jaman yang sudah maju ini seseorang dapat melakukan pencarian atau pendekatan tanpa harus berhadapan dengan orang tersebut, dalam melakukan pendekatan, pengekspresian diri atau pencapaian informasi seseorang membutuhkan suatu media, seperti surat, telepon, komputer atau Internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal apa yang menyebabkan janda cerai mencari pasangan melalui Internet, bagaimana gambaran keterbukaan diri janda cerai yang mencari pasangan melalui internet, dan faktor-faktor yang apa saja yang mempengaruhi keterbukaan dirinya. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang berbentuk studi kasus, yang dilakukan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai suatu kasus yang mempunyai karakteristik tertentu. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita dewasa muda lajang yang berusia 20-35 tahun, subjek sudah menikah lalu bercerai dan saat ini sedang mencari pasangan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik wawancara dengan pedoman umum dan observasi non partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan subjek mencari pasangan melalui internet adalah karena keuntungan-keuntungan yang diberikan oleh media tersebut, yaitu dapat berkomunikasi jarak jauh dengan biaya murah, dapat menemukan orang-orang dengan minat dan kepribadian yang cocok, tidak menilai orang pada penampilan fisik, menyediakan media untuk berkomunikasi secara terbuka, dan efisiensi dalam segi waktu. Subjek memiliki keterbukaan diri yang tinggi karena dari tahap keterbukaan diri berdasarkan isi pembicaraan, subjek mencapai tahap yang paling tinggi yaitu dapat menceritakan tentang perasaan dan masalah-masalah yang sifatnya pribadi.. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya self disclosure subjek adalah kedekatan, afek, kemiripan, dan saling menilai positif.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/1827
Appears in Collections:E-Journal Psikologi

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Artikel_10502021.pdf103.14 kBAdobe PDFView/Open

Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! Repository Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback