Header Repository Gunadarma

Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/1830

Title: KECERDASAN SPIRITUAL PADA PERWIRA TINGGI TNI YANG AKAN MENGHADAPI PENSIUN
Authors: WAHYU SATRIA, BUDI
Keywords: Kecerdasan Spiritual
Pensiun
Issue Date: 8-May-2012
Abstract: Masa pensiun bagi sebagian individu merupakan hal ditakuti dikarenakan akan berkurangnya berbagai segi kemampuan yang biasa dimiliki, dalam hal ini Monk dkk,(2002), mengatakan suatu perkembangan tidak berhenti pada waktu orang mencapai kedewasaan fisik pada masa remaja atau kedewasaan sosial pada masa dewasa awal. Selama orang melewati setiap tahapan perkembangannya dari mulai bayi hingga dewasa akan selalu terjadi perubahanperubahan pada cara berfikir mereka dalam mengatasi masalah yang mereka hadapi, hal ini menyangkut pula bagaimana inidividu mengatasi masalahnya dalam hal memasuki masa pensiunnya, salah satu diantaranya adalah memperkuat kecerdasan spiritual individu itu sendiri. Penelitian ini menggunakan wawancara bersifat terbuka dan terstuktur, dalam penelitian ini peneliti juga mengunakan observasi berstruktur dan non-partisipan. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang PATI TNI AL yang berusia 55 tahun dan akan memasuki masa pensiun serta berada dalam tahapan perkembangan yakni periode dewasa madya (Middle Adulthood/Middle Age). Periode ini berkisar antara usia 40-60 tahun (Riyanti, Prabowa & Puspitawati, 1996). Dalam usia 55-60 tahun inilah seseorang biasanya akan memasuki masa pensiun. Monk dkk,(2002), mengatakan suatu perkembangan tidak berhenti pada waktu orang mencapai kedewasaan fisik pada masa remaja atau kedewasaan sosial pada masa dewasa awal. Selama orang melewati setiap tahapan perkembangannya dari mulai bayi hingga dewasa akan selalu terjadi perubahan-perubahan pada cara berfikir mereka dalam mengatasi masalah yang mereka hadapi, hal ini menyangkut pula bagaimana inidividu mengatasi masalahnya dalam hal memasuki masa pensiunnya, salah satu diantaranya adalah memperkuat kecerdasan spiritual individu itu sendiri, Danah Zohar dan Ian Marshall (dalam Agustian,2003) mendefinisikan kecerdasan spiritual adalah kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna atau value, yaitu kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup kita dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya. Yaitu kecerdasan untuk menilai bahwa tindakan atau jalan hidup seseorang lebih bermakna di bandingkan dengan yang lain. Hasil penelitian ini antara lain berhubungan dengan perubahan-perubahan saat akan memasuki pensiun, gambaran kecerdasan spiritual, faktor faktor yang mempengaruhi dan proses perkembangan spiritualnya. Subjek juga memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi meski telah memasuki masa pensiun yaitu dari sikap ramah tamah, kedekatan, keingintahuan, kreatifitas, konstruksi, penguasaan diri, dan religinya. Karena subjek memiliki minat untuk bersosialisasi membuat subjek menjadi orang yang tetap mampu membuka diri dan beradaptasi untuk lingkungan baru termasuk orang-orangnya dan aktivitasnya. Selain itu dihasilkan pula faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan spiritual yaitu subjek sejak dulu memang selalu ingin melakukan hal-hal yang baik dalam kehidupannya, dan ini tidak berubah meskipun subjek sekara n g telah pensiun. Ini disebabkan oleh kedekatannya dengan Allah SWT. Kata Kunci : Kecerdasan Spiritual, Pensiun.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/1830
Appears in Collections:E-Journal Psikologi

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Artikel_10502039.pdf274.42 kBAdobe PDFView/Open

Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! Repository Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback