|
|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1832
|
| Title: | PERBEDAAN KOMITMEN KERJA BERDASARKAN ORIENTASI PERAN GENDER |
| Authors: | SETIAWATI, DEVI |
| Keywords: | Komitmen Kerja Orientasi Peran Gender |
| Issue Date: | 8-May-2012 |
| Abstract: | Sex dan gender kerap diidentifikasi sebagai hal yang sama. Kerancuan ini berpengaruh besar
dalam kehidupan manusia. Secara biologis, manusia dibedakan menjadi dua sex, yaitu laki-laki dan
perempuan. Sementara gender adalah aspek non-fisiologis dari sex yang memiliki harapan budaya
terhadap femininitas dan maskulinitas. Salah satu bidang yang terimbas oleh kerancuan sex dan
gender adalah bidang kerja. Stereotipe yang ada di masyarakat ikut mengimbas dunia kerja. Pada
dasarnya, dunia kerja lebih dipengaruhi oleh peran gender, bukan peran jenis kelamin. Sementara
bidang kerja terbagi menjadi bidang kerja tradisional (didominasi nilai femininitas) dan non-tradisional
(didominasi nilai maskulinitas. Hal yang menarik dari permasalahan ini adalah bahwa komitmen
karyawan terhadap pekerjaan akan rendah jika kriteria pekerjaan tidak sesuai dengan karakteristik
orientasi peran gender.
Penelitian ini dilakukan terhadap 91 karyawan yang bekerja pada bidang manajemen.
Selanjutnya diperoleh data bahwa terdapat 28 orang subjek yang termasuk kategori orientasi peran
gender feminin dan 24 orang subjek memiliki orientasi peran gender maskulin, sedangkan sisanya,
yaitu 39 orang subjek tidak termasuk dalam dua kelompok tersebut. Pengumpulan data dilakukan
dengan menggunakan kuesioner untuk selanjutnya dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Untuk skala
komitmen kerja (OCS), reliabilitasnya sebesar 0.8369 dari 46 item yang diujicobakan, terdapat 35
item yang valid. Adapun reliabilitas untuk skala orientasi peran gender (PAQ) terbagi atas 3 sub-skala
yakni sub-skala femininitas sebesar 0.7274, sub-skala maskulinitas sebesar 0.7412 dan sub-skala
maskulinitas - femininitas sebesar 0.2188. dari ketiga sub-skala tersebut, terdapat 24 item yang
diujicobakan, namun hanya 14 item yang valid. Pada penelitian ini, sub-skala maskulinitas-femininitas
tidak diikutsertakan dalam analisis data karena reliabilitasnya terlalu kecil.
Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa mean empirik kelompok maskulin sebesar
177.08 dan mean empirik kelompok feminin sebesar 164.82, dimana mean hipotetik sebesar 140
dengan standar deviasi yaitu 35. Dengan demikian, diperoleh hasil bahwa kelompok subjek dengan
kecenderungan orientasi peran gender maskulin memiliki komitmen kerja yang lebih tinggi jika
dibandingkan dengan kelompok subjek yang memiliki kecenderungan orientasi peran gender
feminin. Kemudian, berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dengan menggunakan Uji Mann-
Whitney, diperoleh nilai Z = -1.800 dan nilai asymp. sig. (2 tailed) adalah sebesar 0.072. Selanjutnya
dikarenakan penelitian ini sudah mengarah pada satu titik, maka disarankan untuk menghitung onetailed
probability dengan cara membagi dua skor probabilitas two-tailed. Dengan demikian, maka skor
probabilitas one-tailed pada penelitian ini adalah sebesar 0.036 (p < 0.05).
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan
komitmen kerja secara signifikan antara subjek dengan kecenderungan orientasi peran gender
feminin dan maskulin pada karyawan yang bekerja di bidang non-tradisional.
Simpulan hasil deskriptif subjek menunjukkan bahwa Komitmen kerja afektif tergolong tinggi pada
kelompok subjek berjenis kelamin laki-laki, berusia antara 26-35 tahun dengan jumlah tanggungan
sebanyak tiga orang. Komitmen kerja kontinuans tertinggi terdapat pada subjek dengan tingkat
pendidikan S2 dengan masa bekerja antara 2-10 tahun. Sementara komitmen kerja afektif tertinggi
adalah pada Technical Service Department. Merujuk pada data deskriptif yang telah dikumpulkan, hal
ini dapat terjadi karena para karyawan merasakan adanya kesesuaian antara latar belakang
pendidikan (dalam hal ini jurusan teknik) dengan kriteria pekerjaan yang saat ini dilaksanakan.
Kata Kunci : , Orientasi Peran Gender |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1832 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|