|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1834
|
| Title: | PENERIMAAN DIRI PADA ISTRI PERTAMA DALAM KELUARGA POLIGAMI YANG TINGGAL DALAM SATU RUMAH |
| Authors: | Pramitha Susanti, Dini Mufattahah, Siti Zulkaida, Anita |
| Keywords: | Penerimaan Diri Keluarga Poligami |
| Issue Date: | 8-May-2012 |
| Abstract: | Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerimaan
diri pada istri pertama dalam keluarga poligami yang tinggal dalam satu rumah dan
mengetahui faktor-faktor yang berperan penting dalam penerimaan diri pada istri
pertama dalam keluarga poligami yang tinggal dalam satu rumah. Selain itu, penelitian
ini juga ditujukan untuk mengetahui alasan istri pertama menerima dipoligami dan
tinggal satu rumah dengan istri muda suaminya. Sedangkan pendekatan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berbentuk studi kasus instrinsik
dengan subjek penelitian seorang istri pertama yang dipoligami oleh suaminya dan
tinggal satu rumah dengan istri muda suaminya. Dalam penelitian ini, peneliti
menggunakan metode wawancara bebas terpimpin yang didukung oleh metode observasi
langsung. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa secara
umum penerimaan diri subjek cukup baik. Adapun karakteristik penerimaan diri yang ada
pada diri subjek dari hasil penelitian adalah harapan yang realistis, memiliki standar diri,
menyadari kekurangan dan kelebihannya, dapat bertahan dalam kegagalan dan
kepedihan serta mampu mengatasi keadaan emosionalnya. Sedangkan alasan subjek
untuk menerima poligami adalah untuk melatih kesabaran, ikhlas berbagi kebahagiaan
dengan wanita lain, memasrahkan hati semata-mata karena tuhan, suami memiliki
kemampuan dari sisi materi dan suami mampu bersikap adil. Adapun alasan subjek dapat
menerima kehadiran istri muda suaminya tinggal dalam satu rumah adalah karena
subjek merasa simpati dengan keadaan istri muda suaminya karena sudah tidak memiliki
sanak saudara dan hidup sebatangkara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktorfaktor
yang berperan penting dalam penerimaan diri yang ada pada diri subjek adalah
pemahaman tentang diri sendiri, sikap anggota masyarakat yang menyenangkan, tidak
ada gangguan emosional yang berat, identifikasi dengan orang lain yang memiliki
penyesuaian diri yang baik, adanya perspektif diri yang luas, pola asuh dimasa kecil yang
baik, dan konsep diri yang stabil.
Kata kunci : Penerimaan Diri, Keluarga, Poligami |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1834 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|