|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1853
|
| Title: | Hubungan Antara Stres Dengan Agresi Pada Ibu Rumah Tangga Yang Tidak Bekerja |
| Authors: | Mumtahinnah, Noviyan |
| Keywords: | Stres Agresi Ibu rumah tangga yang tidak bekerja |
| Issue Date: | 9-May-2012 |
| Abstract: | Penelitian ini bertujuan untuk menguji
hubungan antara stres dengan agresi pada
ibu rumah tangga yang tidak bekerja.
Ibu rumah tangga yang tidak bekerja
atau singkatnya disebut ibu rumah tangga,
memiliki pengertian sebagai wanita yang
lebih banyak menghabiskan waktunya
dirumah, mempersembahkan waktunya
untuk memelihara anak-anak dan
mengasuh menurut pola-pola yang
diberikan masyarakat (Dwijayanti, 1999).
Sedangkan Vuuren (dalam Dwijayanti,
1999), menyatakan bahwa pekerjaan
kaum wanita adalah memasak dirumah,
menjahit, berbelanja, menyetrika pakaian
dan mengurus anak. Banyaknya tuntutan
pekerjaan dan tanggungjawab sebagai ibu
rumah tangga dengan pekerjaan yang
cenderung monoton dapat menimbulkan
stres.
Koeswara (1988) mengatakan bahwa
stres bisa muncul berupa stimulus
eksternal (sosiologis atau situasional) dan
bisa berupa stimulus internal (intrapsikis),
yang diterima atau dialami individu
sebagai hal yang tidak menyenangkan
atau menyebabkan serta menuntut
penyesuaian dan atau menghasilkan efek,
baik somatik maupun behavioral. Efek
stres yang menjadi fokus pembahasan
adalah efek behavioral berupa
kemunculan agresi.
Variabel bebas dalam penelitian ini
adalah stres dan variabel terikat dalam
penelitian ini adalah agresi. Ibu rumah
tangga yang tidak bekerja diminta
mengisi kuesioner skala stres dan skala
agresi. Jumlah responden yang di ambil
adalah 100 orang.
Dari 58 item skala yang di uji
cobakan terdapat 45 item yang valid dan
13 item yang gugur dan diperoleh nilai
reliabilitas sebesar 0,905. Dari 52 item
skala agresi yang diuji cobakan terdapat
35 item yang valid dan 17 item yang
gugur dan nilai reliabilitas sebesar 0,890.
Berdasarkan analisis data yang dilakukan
dengan menggunakan teknik korelasi
Karl Pearson, diketahui nilai r yang
diperoleh adalah sebesar 0,659 dengan
signifikansi 0,000 (p< 0,01).
Dari hasil tersebut, maka dapat
dikatakan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara stres dengan agresi pada
ibu rumah tangga yang tidak bekerja.
Dengan demikian hipotesis yang
menyatakan ada hubungan antara stres
dengan agresi pada ibu rumah tangga yag
tidak bekerja diterima.
Kata kunci: Stres, Agresi, Ibu rumah
tangga yang tidak bekerja. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1853 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|