|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1855
|
| Title: | Perbedaan Coping Stres Pada Perawat Pria dan Wanita |
| Authors: | Lestarianita, Prety |
| Keywords: | Coping Stres Perawat Pria dan Wanita |
| Issue Date: | 9-May-2012 |
| Abstract: | Coping diartikan sebagai proses seseorang untuk mengelola atau mengatur
ketidakcocokan yang dirasakan antara tuntutan dan sumber penilaian mereka dalam
situasi yang penuh stres. Untuk menghadapi keadaan yang penuh dengan stres, perawat
baik pria maupun wanita harus mampu mengatasi atau melakukan coping stres pada diri
mereka sendiri, sehingga tidak mempengaruhi pekerjaan mereka. Emotion-focus coping
adalah mengarahkan respon kontrol emosi pada situasi yang penuh stres. Orang
cenderung menggunakan emotion-focus coping ketika mereka percaya tidak dapat
melakukan sesuatu untuk merubah kondisi yang penuh stres. Problem-focus coping
adalah mengarahkan pada pengurangan tuntutan dari situasi stres atau menghadapi
sumber stresnya. Orang cenderung menggunakan problem-focus coping ketika mereka
percaya tuntutan dari situasi akan berubah. Coping religius merupakan berbagai usaha
yang dilakukan individu dengan melibatkan unsur-unsur agama didalamnya untuk
mengatur atau mengatasi perbedaan antara tuntutan-tuntutan internal maupun eksternal
sehingga dapat membantunya dalam mengatasi stres. Penelitian ini bertujuan untuk
menguji perbedaan coping stres yaitu problem focused coping, emotion focused coping
dan religion coping antara perawat pria dan perawat wanita.
Variabel terikat dalam penelitian ini adalah coping stres dan variabel bebasnya
jenis kelamin. Skala coping stres disusun berdasarkan jenis-jenis coping yang
dikemukakan oleh Carver, Scheier dan Weintraub (1989) serta Pargament (1997).
Penelitian ini dilakukan pada 50 orang perawat pria dan 50 orang perawat wanita.
Subjek penelitian ini adalah perawat yang berjenis kelamin pria dan wanita berusia
antara 25 36 tahun dan telah bekerja minimal selama 6 bulan.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan uji Independent
Sample t Test, diketahui bahwa untuk problem focused coping sebesar 0,682 (p>0,05),
emotion focused coping 0,473 (p>0,05), dan religion coping sebesar 0,289 (p>0,05)
Dari nilai tersebut, maka dapat dikatakan hipotesis penelitian ini ditolak yang artinya
tidak ada perbedaan yang signifikan pada pemilihan coping stres baik itu problem
focused coping, emotion focused coping, dan religion coping pada perawat pria dan
perawat wanita. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1855 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|