|
|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1857
|
| Title: | Stres dan Coping Stres pada Guru Bantu |
| Authors: | Utami Solihat, Rani |
| Keywords: | Stres Coping Stres Guru Bantu |
| Issue Date: | 9-May-2012 |
| Abstract: | Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan stress dan coping stress pada
guru bantu, di mana dalam penelitian iniseorang wanita yang sudah lama bekerja sebagai
guru bantu dalam kurun waktu 7-10 tahun lebih yang hingga kini belum juga diangkat
sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil). Guru bantu pun di sini tidak hanya memiliki masalah
tentang tidak kunjungnya pengangkatan menjadi PNS, tetapi terdapat masalah-masalah
lain yang dimiliki oleh para guru bantu. Para guru bantu di sini adalah sebagai satusatunya
pencari nafkah di dalam keluarga inti para guru bantu. Jika dilihat dari sisi
keuangan rumah tangga para guru bantu, jelas keadaan ekonomi rumah tangga dalam
keadaan kurang. Gaji guru bantu tidak dapat diandalkan sepenuhnya untuk keperluan
rumah tangga, apalagi gaji tersebut sering dirapel (ditunda). Dalam kehidupan
masyarakat, hal tersebut masih dianggap sebagai sesuatu hal yang melanggar norma
masyarakat, karena seharusnya setiap pasangan harus saling membantu dalam segala hal.
Keberadaan masalah yang dimiliki oleh para guru bantu ini dapat menimbulkan masalhmasalah
yang lain sehingga menimbulkan stress. Sehingga dapat membuat para guru
bantu seperti dihimpit oleh beban batin, di satu sisi guru memiliki tugas untuk mengabdi
sebagai pengajar bagi anak didiknya demi masa depan bangsa, namun di sisi lain
kehidupan guru jauh dari fasilitas yang memuaskan, bahkan justru kadang
memprihatinkan dan semakin berkurangnya kualitas mengajar guru. Tentunya untuk
meminimalkan atau menghilangkan stres yang ditimbulkan dari berbagai masalah yang
dihadapi, para guru bantu membutuhkan perilaku coping yang sesuai, sehingga mereka
akan dapat kembali berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai pendidik atau
pengajar dengan tugas-tugasnya masing-masing. Dari penjelasan di atas, maka bisa
terjadi permasalahan bagi para guru bantu. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk meneliti
gambaran stres dan coping stres pada guru bantu.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Subjek dalam
penelitian ini adalah wanita dewasa yang bekerja sebagai guru bantu yang berusia 38 dan
39 tahun. Jumlah subjek dalam penelitia ini adalah sebanyak 2 orang.
Dari penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa
hal-hal yang melatar belakangi para guru bantu menjadi stress adalah faktor ekonomi dan
permasalahan dalam rumah tangga. Bentuk stress yang dialami oleh para guru bantu
berupa gejala fisikal, emosional, intelektual, dan personal, contohnya seperti sakit kepala,
gelisah atau cemas, konsentrasi menurun, serta suka ingkar janji dan lain-lain. Sedangkan
macam-macam coping yang diloakukan oleh para guru bantu adalah dengan cara
membicarakan masalahnya dengan orang yang terpercaya, melakukan aktivitas lain yang
sifatnya menghibur untuk melupakan masalah yang bersifat sementara, membuat rencana
dengan mencari pekerjaan tambahan guna membantu kebutuhan ekonomi rumah tangga,
dan yang terakhir lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.
Kata kunci : Stres, Coping Stres, Guru Bantu. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1857 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|