|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1879
|
| Title: | Gambaran Cinta Pada Seorang Istri yang Suaminya Berpoligami |
| Authors: | Widiyanto, Dony |
| Keywords: | cinta intimacy passion |
| Issue Date: | 9-May-2012 |
| Abstract: | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan-alasan seorang istri mau
dipoligami, gambaran cinta istri sebelum suaminya berpoligami, gambaran cinta istri
setelah suaminya berpoligami serta proses perkembangan cinta istri terhadap suami.
Penelitian ini dilakukan terhadap seorang wanita dewasa madya berusia 51 tahun yang
dipoligami oleh sang suami. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui
observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek menerima
suaminya berpoligami karena memiliki ketergantungan secara finansial serta
dibutuhkannya peran sang suami dalam mengambil keputusan bagi keluarga. Subjek
juga takut mendapat stigma negatif dari masyarakat serta mengkhawatirkan
perkembangan psikologis anak-anaknya jika subjek dan suaminya bercerai. Subjek
merasakan bahwa cintanya terhadap sang suami mengalami perubahan. Sebelum
dipoligami, subjek merasakan adanya intimacy, passion, dan commitment yang besar,
sehingga subjek memiliki rasa cinta yang besar kepada sang suami. Namun, ketika sang
suami telah melakukan poligami, subjek merasakan bahwa cintanya telah dikhianati oleh
sang suami. Meski demikian, subjek masih tetap mencintainya walau subjek harus rela
berbagi kehidupan dengan istri-istri lain suaminya. Subjek tetap merasakan adanya
intimacy dan commitment terhadap sang suami, namun passion yang dirasakannya telah
berkurang. Subjek mengalami passionate love ketika awal pernikahannya. Seiring
berjalannya waktu, subjek mulai berani menyatakan idealismenya dan mengemukakan
ketidaksukaannya terhadap perilaku sang suami yang berpoligami. Subjek juga sempat
berkeinginan untuk cerai dengan suaminya namun dengan mempertimbangkan
kesejahteraan anak-anaknya, subjek menerima suaminya berpoligami dan memutuskan
untuk mempertahankan rumah tangganya dan saat itulah subjek mengalami romantic
love. Selanjutnya, subjek berusaha untuk memahami perilaku sang suami, menerima
sistem pembagian kunjungan yang telah ditetapkan oleh suaminya dan sebisa mungkin
mengatur emosinya agar kondisi rumah tangga serta kondisi anak-anaknya, tetap
terjaga. Pada kondisi ini, subjek mengalami companionate love kepada sang suami.
Kata kunci : cinta, intimacy, passion, commitment dan poligami |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1879 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|