|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1901
|
| Title: | Perkembangan Moral Anak Tunggal Pada Usia 15 � 18 Tahun |
| Authors: | Suciati, Riri |
| Keywords: | Konvensional Tahap Perkembangan Moral |
| Issue Date: | 9-May-2012 |
| Abstract: | Mengasuh, membesarkan dan mendidik anak merupakan satu tugas mulia
yang tidak lepas dari berbagai halangan dan tantangan. Didalam psikologi
perkembangan banyak dibicarakan bahwa dasar kepribadian seseorang terbentuk
pada masa anak-anak. Proses-proses perkembangan yang terjadi dalam diri
seorang anak ditambah dengan apa yang dialami dan diterima selama masa anakanaknya
secara sedikit demi sedikit memungkinkan ia tumbuh dan berkembangan
menjadi manusia dewasa.
Moral adalah ajaran tentang baik buruk suatu perbuatan dan kelakuan
akhlak, kewajiban, dan sebagainya. Dalam moral diatur segala perbuatan yang
dinilai baik dan perlu dilakukan, serta sesuatu perbuatan yang dinilai tidak baik
dan perlu dihindari. Moral berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk
membedakan antara perbuatan yang benar dan yang salah. Dengan demikian,
moral juga mendasari dan mengendalikan seseorang dalam bersikap dan
bertingkahlaku.
Ada tiga tingkat perkembangan moral yang berurutan, dimana setiap tingkat
perkembangan moral terdiri dari dua tahap perkembangan moral. Jadi ada enam
tahap perkembangan moral yaitu tahap pra-konvesional, tahap konvensional dan
tahap pasca konvensional. Dikatakan juga bahwa setiap orang akan mengalami
perkembangan moral secara bertahap dari tahap satu sampai dengan tahap enam.
Namun tidak semua orang dapat mencapai tahap yang ke enam. Setiap
perkembangan moral menunjukan arah / orientasi tertentu, individu yang berada
pada tahap tertentu akan memberikan jawaban atau argumentasi yang sesuai
dengan orientasinya. semakin tampak perbuatan-perbuatan moralnya yang
bertanggungjawab. Semakin seseorang mendekati tahapan tersebut, semakin
seseorang berada pada tahap moral yang lebih tinggi.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran dan
penjelasan yang mendalam mengenai bagaimana moral dari subjek anak tunggal
usia 15 18 tahun, mengapa moral subjek seperti itu, bagaimana moral dari subjek.
Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan penelitian studi kasus karena metode kualitatif sesuai untuk digunakan
pada masalah-masalah yang bertujuan untuk mengeksplorasi kehidupan seseorang
atau tingkah laku seseorang dalam kehidupannya sehari-hari dan dengan
menggunakan pendekatan penelitian studi kasus karena terdapat permasalahan
yang kompleks pada subyek yang ingin diteliti dan dengan metode tersebut penulis
ii
mengharapkan dapat memperoleh hasil yang memuaskan tentang semua hal yang
berkaitan dengan penelitian ini.
Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah seorang remaja
perempuan berusia 15 - 18 tahun.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode
wawancara dan observasi pada subjek dan significant other. Dalam proses
wawancara dan observasi, peneliti dilengkapi dengan pedoman wawancara dan
pedoman observasi serta alat perekam untuk membantu proses pengumpulan data.
Setelah dilakukannya penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pada kasus
subjek, Subjek menilai suatu perbuatan itu baik bila ia dapat menyenangkan orang
lain,itu terlihat dari subjek yang selalu mau membantu teman-temannya hanya
karena subjek ingin mereka selalu menjadi temannya. Subjek melihat aturan sosial
yang dan sebagai sesuatu yang harus dijaga dan dilestarikan, itu terlihat dari
subjek yang sangat menjaga hubungan sosial yang subjek jalin terutama dengan
teman-temannya. Sesuai dengan Adatahap kedua dari perkembangan moral yang
dikemukakan oleh Lawrence E Kohlberg yaitu tahap konvensional Pada tahap ini
sudah mulai terjadi internalisasi nilai moral walaupun belum sepenuhnya
terinternalisasi. Individu masih menggunakan standar eksternal (hadiah atau
hukuman) namun juga telah memiliki standar internal tertentu.
Kata Kunci : Konvensional, Tahap Perkembangan Moral |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1901 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|