|
|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1917
|
| Title: | Motivasi Belajar Pada Remaja Kecanduan Komik |
| Authors: | Maya Uli Siahaan, Cynthia |
| Keywords: | motivasi belajar kecanduan komik remaja |
| Issue Date: | 9-May-2012 |
| Abstract: | Pada masa sekarang ini begitu banyak hiburan yang dapat diminati dari semua
kalangan, salah satunya adalah komik. Komik banyak diminati dari semua kalangan,
tetapi yang paling banyak adalah kalangan remaja. Terkadang apabila membaca komik
dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan kecanduan. Hal ini berdampak tidak
baik bagi remaja yang masih dalam usia sekolah menjadi kecanduan komik, khususnya
dalam hal motivasi belajar. Banyak yang menganggap komik mempengaruhi motivasi
belajar remaja menjadi rendah. Hal inilah yang membuat banyak kalangan menganggap
komik negatif.
Tujuan dilakukannya penelitian ini, untuk mengetahui gambaran perilaku
kecanduan remaja yang kecanduan komik, untuk mengetahui gambaran motivasi yang
dimiliki dan hal-hal yang menyebabkan motivasi belajar yang dimiliki oleh seorang
remaja yang kecanduan komik.
Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek
penelitian adalah seorang remaja yang kecanduan komik dan berusia 14 tahun. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara dan
observasi. Untuk membantu proses pengumpulan data maka peneliti dilengkapi dengan
pedoman wawancara dan alat perekam.
Setelah dilakukan penelitian kepada subjek mengenai motivasi belajar pada
remaja kecanduan komik maka ditemukan bahwa gambaran perilaku kecanduan komik
subjek, memiliki indikator-indikator kecanduan sebagai berikut, yaitu object of desire,
preoccupation, driven behaviors, loss of control, dependence, dan negative consequncie.
Motivasi belajar subjek cenderung rendah, ditunjukkan dengan perilaku subjek yang
kurang memiliki sejumlah usaha dalam belajar, kurang tekun terhadap tugas, tidak
memiliki konsentrasi yang baik dan mudah terpengaruh oleh komik. Subjek juga kurang
memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas, kurang mampu menetapkan tujuan atau
target yang ingin subjek capai di sekolah. Subjek kurang tertantang untuk menyelesaikan
tugas secepat mungkin, sering menunda-nunda dalam mengerjakan tugas, tidak
menyukai umpan balik atau pemeriksaan kembali yang akhirnya dapat membuat subjek
mengulangi kesalahan yang sama. Kemudian hal-hal yang mempengaruhi motivasi
belajar subjek cenderung rendah adalah faktor dari dalam diri subjek yang memiliki
dorongan kuat untuk membaca komik terus menerus, sehingga mengakibatkan subjek
tidak belajar. Faktor lainnya pun dapat mempengaruhi motivasi belajar subjek, antara
lain faktor dari orang tua subjek yang kurang tegas dalam mendorong subjek untuk
belajar. Adapun faktor dari sekolah, yaitu sekolah cenderung memberikan sistem
pengajaran yang bersifat permainan yang disukai oleh subjek, tetapi memberikan
pengaruh dan pandangan kepada subjek untuk tidak membaca buku pelajaran karena
dalam sistem pengajaran yang diberikan di sekolah membuat subjek merasa berhasil
tanpa harus membaca buku pelajaran atau mengulanginya lagi di rumah.
Kata kunci : motivasi belajar, kecanduan komik, remaja |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1917 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|