|
|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/1928
|
| Title: | Hubungan Antara Body Image Dengan Harga Diri Pada Remaja Pria Yang Mengikuti Latihan Fitness/Kebugaran |
| Authors: | HENGGARYADI, GALUH |
| Keywords: | body image harga diri remaja pria |
| Issue Date: | 9-May-2012 |
| Abstract: | Perubahan fisik terjadi saat seorang individu mencapai usia remaja, dimana seorang
remaja akan mengalami masa perubahan atau masa transisi dari anak-anak menjadi orang
dewasa. Pada saat ini banyak perubahan yang terjadi karena pengaruh hormonal. Perubahan
fisik yang terjadi ini tentu saja mempengaruhi penampilan fisik, seperti bertambah berat badan,
tinggi badan, dan lain-lain.
Perubahan fisik yang terjadi pada remaja pria sangat berpengaruh terhadap
perkembangan psikologis mereka, serta akan membawa dampak sangat besar pada body
imagenya. Body image sebagai bagian dari citra diri, mempunyai pengaruh terhadap bagaimana
cara seseorang melihat dirinya. Selanjutnya akan membentuk juga cara seseorang menilai
dirinya, dalam sikap yang dapat bersifat positif maupun negatif. Jika seseorang menilai dirinya
secara positif maka ia akan menjadi seseorang yang merasa lebih berharga, sehingga akan
memiliki tingkat harga diri yang tinggi. Dengan demikian remaja dapat menjalani proses interaksi
sosial dengan lebih mudah. Lain halnya jika seseorang menilai dirinya secara negatif, maka ia
akan menjadi seseorang yang merasa kurang berharga, sehingga mengalami kesulitan dalam
berinteraksi. Jika ditinjau secara teori jelas terdapat hubungan antara body image dengan harga
diri. Namun apakah body image merupakan salah satu faktor yang menentukan harga diri
seseorang?. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara body image dengan harga
diri pada remaja pria yang mengikuti latihan fitness/kebugaran.
Subjek dalam penelitian ini adalah remaja pria yang mengikuti fitness selama 3 bulan
sampai 1 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat pengumpulan data yaitu
dengan angket atau kuesioner. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi
product moment dari Pearson.
Dari hasil uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov pada skala body image
diketahui nilai z = 0,081 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,108 (p > 0,05). Adapun hasil uji
normalitas pada skala harga diri diperoleh nilai z = 0,076 dengan tingkat signifikansi sebesar
0,162 (p>0,05). Sedangkan hasil uji linearitas pada skala body image menunjukkan hasil yang
linear dengan nilai F = 29,482 dan nilai signifikansi sebesar 0,00 (p<0,05).
Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan korelasi pearson,
diperoleh koefisien korelasi r sebesar 0,481 dengan signifikansi 0,00 (p<0,01). Hal ini berarti
ada hubungan yang sangat signifikan antara body image dengan harga diri pada remaja pria
yang mengikuti latihan finess/kebugaran. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang
berbunyi ada hubungan antara body image dengan harga diri adalah diterima. Hasil tambahan
diketahui bahwa body image dan harga diri berada pada kategori tinggi.
Kata Kunci : body image, harga diri, remaja pria |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/1928 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|