|
Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/2288
|
| Title: | Intervensi Penyesuaian Perkawinan Dengan Analisis Transaksional |
| Authors: | Maliha, Siti |
| Keywords: | komunikasi penyesuatan perkawinan analisis transaksional |
| Issue Date: | 18-Oct-2011 |
| Publisher: | Universitas Gunadarma |
| Series/Report no.: | Pesat Volume 4; |
| Abstract: | Kemampuan untuk mengekspresikan dirt, perasaan dan mendengar pesan pasangan merupakan inti dart proses komunikasi. Komunikasi yang buruk dalam perkawinan membuat kualitas penyesuaian perkawinan menjadi buruk, demikian juga sebaliknya. Masing-masing individu merasa bahwa pandangannya tentang masalah yang dihadapi, logikanya dalam mengolah data atau menyimpulkan masalah, pilihan sikapnya dan caranya bertindak dalam menyelesaikan masalah adalah cara-cara yang benar, bahkan yang paling benar. Sadar atau talc sadar, sengaja atau tidak, keyakinan khas dan seringkali kalat serta sulit diubah yang mewarnai proses transaksi ini akan mempengaruht jalannya suatu komunikasi, menjadi lancar dan mulus atau seringkali lam bat dan menyakitkan. Demikian juga halnya dengan kasus yang terjadi pada seorang ibu yang bermasalah dengan perkawinan karena ketidakmampuannya dalam menyesuaikan keadaan. Penelitian ini berbentuk penelitian terapan dengan menggunakan Analisis transaksional, yang menawarkan suatu cara atau metode untuk menganalisis atau menemukan pola mana saja yang bertanggung jawab terhadap sulit atau mudahnya kompromi yang sehat dapat dicapai. Metode asses-men yang digunakan dalam kasus ini adalah observasi, wawancara, dan pelaksanaan tes yang meliputi grafis, TAT, dan SPM. Penggunaan analisis transaksional disini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyesuaian perkawinan. Hasil dart analisis transaksional pada kasus int tnenghasilkan perubahan yang positif pada dirt S dalam memandang perkawinannya. S dapat mengubah persepsi yang sebelum ini merasa suaminya lebih mementingkan pekerjaan daripada dirinya menjadi lebih sadar bahwa pekerjaan suaminya memang menyita waktu, lebih mengerti kebutuhan suantinya, serta perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik terhadap suaminya. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/2288 |
| ISSN: | 1858-2559 |
| Appears in Collections: | Published Article Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|