|
Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Teknologi Industri >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/2786
|
| Title: | Kemampuan Heat Exchanger Dalam Pelepasan Kalor Pada Mesin Alat Berat |
| Authors: | Prapti, Cokorda Novenatus, Andreas Yulian |
| Keywords: | Exchanger Kalor Mesin |
| Issue Date: | 1-Jun-2012 |
| Abstract: | Gas engine pada alat berat , sering mengalami overheat pada saat pembebanan. Dugaan
sementara menunjukkan bahwa radiator kurang mampu mengambil panas dari engine akibat
pembakaran. Overheating dapat menjadi awal penyebab terjadinya kerusakan komponen sistem
mesin. Untuk itu diperlukan suatu analisis terhadap kemampuan radiator dalam proses pelepasan
energi panas dari gas engine tersebut. Masalah ketidakmampuan radiator dalam menyerap panas
engine saat pembebanan perlu diteliti lebih lanjut dengan menggunakan analisis perpindahan
panas yang dilakukan berdasarkan data-data pengukuran yang dikumpulkan. Berbagai solusi
dapat diberikan, seperti mempercepat putaran fan, memperbesar fan, meningkatkan aliran fluida
oleh pompa, memperbesar radiator atau menambahkan perangkat pelepas panas lain seperti
radiator atau heat exchanger. Berdasarkan perhitungan serta pertimbangan, diambil solusi untuk
menambah perangkat heat excharger atau radiator untuk mengatasi masalah kekurangmampuan
penyerapan energi panas gas engine. Dari analisis dan percobaan dapat disimpulkan bahwa
penambahan heat exchanger dinilai lebih mampu dalam menyerap panas engine dari pada
menggunakan perangkat radiator yang dipasang di depan radiator utama. Karena heat
exchanger mampu menyerap panas engine yang lebih besar dalam setiap putaran yang digunakan
(1500 rpm = 1.861.706 watt = 109.5%, 1700 rpm = 2.715.708 watt = 113.5%, dan 2000 rpm =
3.540.350 watt = 111.6%) di bandingkan dengan penambahan radiator yang hanya mampu
menyerap panas engine dalam setiap putaran yang digunakan (1500 rpm = 755.686 watt =
44.45%, 1700 rpm = 858.733 watt = 35.78%, dan 2000 rpm = 894.815 watt = 28.22% ). |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/2786 |
| Appears in Collections: | Published Article Teknologi Industri
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|