|
Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Teknologi Industri >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/2875
|
| Title: | Perencanaan Produksi Kotak Karton Tipe PB/GL pada PT.Guru Indonesia Ciracas, Jakarta Timur dengan Metode Transportasi. |
| Authors: | Ariyanto, Ariyanto |
| Keywords: | Peramalan Perencanaan Produksi Agregat Transportasi dan Total Biaya Produksi. |
| Issue Date: | 1-Jun-2012 |
| Abstract: | Pada umumnya setiap perusahaan ingin meningkatkan produknya dengan
memperkecil biaya produksi yang dikeluarkan serta ingin memenuhi semua
permintaan konsumen, karena itu diperlukan perencanaan dan penjadwalan produksi
yang baik. Masalah yang dihadapi oleh PT. Guru Indonesia adalah kekurangan atau
penumpukan barang pada bulan-bulan tertentu. Penelitian perencanaan produksi di
PT. Guru Indonesia ini bertujuan untuk meramalkan dan menentukan perencanaan
produksi tahun 2008 guna meminimumkan total biaya produksi. Penelitian dilakukan
pada kotak karton tipe PB/GL. Metode-metode yang digunakan dalam penelitian
diantaranya metode Shumard dalam perhitungan penyesuaian untuk penentuan waktu
normal dan waktu baku, metode peramalan dengan menggunakan 3 metode
peramalan dan 2 metode transportasi untuk perencanaan produksi agregat.
Pengolahan data dalam menentukan metode peramalan yang terbaik menggunakan
perangkat lunak Minitab 13 sedangkan untuk metode transportasi pada perencanaan
produksi agregat dilakukan perhitungan manual. Pemilihan metode terbaik peramalan
didasarkan pada rata-rata penyimpangan absolut MAD dan tanda penjejakan
(Tracking Signal). Metode peramalan terpilih adalah metode pemulusan eksponensial
tunggal (α = 0,6) dengan nilai MAD sebesar 20852 dan tanda penjejakan berkisar
antara 1 sampai +1,56. Perencanaan produksi agregat dilakukan untuk 12 bulan
dengan total produksi sebanyak 1.294.363 pcs dengan total biaya produksi dari
metode Sudut barat Laut sebesar Rp.108.349.040,00 sedangkan dengan metode Biaya
Terkecil Rp.103.549.040,00. Solusi yang dipilih adalah perencanaan produksi dengan
menggunakan metode Biaya Terkecil. Kebijakan yang diberlakukan oleh perusahaan
adalah tersedia kerja lembur maksimal 25 % dari kerja normal per hari dan tidak ada
sub kontrak. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/2875 |
| Appears in Collections: | Published Article Teknologi Industri
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|