|
Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Komputer >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/2997
|
| Title: | Penjadwalan Proyek Dengan Menggabungkan Metode PERT Dan CPM |
| Authors: | Maharesi, Retno |
| Keywords: | proyek network kegiatan, jalur kritis,durasi kegiatan, wahu percepatan, |
| Issue Date: | 24-Aug-2002 |
| Publisher: | Universitas Gunadarma |
| Series/Report no.: | Kommit Vol 2; |
| Abstract: | Salah satu aspek penting dalam management proyek yang biasanya melibatkan banyak
kegiatan adalah perencanaan. Dalam tahapan perencanaan diperlukan analysis mengenai estimasi
durasi suatu proyek. Realita di lapangan ntenunjukkan bahwa walctu penyelesaian sebuah proyek
bervariasi, akibatnya perkiraan waktu penyelesaiab suatu proyek tidak dapat dipastikan akan
dapat ditepati. Tingkat ketepatan estimasi waktu penyelesaian suatu proyek ditentukan oleh tingkat
ketepatan perkiraan durasi setiap kegiatan di dalam proyek. Alasan inilah yang memotivasi tuttttk
dianjurkannya digunakannya metode PERT, yang mempertimbangkan aspek probabilitas dari
waktu penyelesaian sebuah proyek untuk kegiatan-kegiatan yang akan dijadwalkan. Dengan
metode CPM, hasil analysis dari metode Pert akan digunakan untuk penyusunan jadwal sennta
kegiatan, seperti perkiraan biaya minimum untuk proyek yang waktu penyelesaiannya diinginkan
untuk dipercepat, resource leveling dan penyusunan jadwal tercepat/terlambat untuk menntlai
kegiatan tertentu.
Dalam makalah ini akan diberikan secara berurutan prosedur dari metode PERT trntuk
mendapatkan jalur mal<simum dari waktu kegiatan proyek, sekaligus menandai kegiatan-kegiatan
)\'ang memerlukan perhatian lebih besar dikarenakan peluang untuk ditepati jadwalnya kecil.
Selanjutnya metode CPM dengan perkiraan waktu penyelesaian yang diperoleh dari metode PERT
akan digunakan untuk menentukan :
I. Perkiraan biaya minimum untuk proyek yang waktu penyelesaiannya dimungkinkan tmtuk
dipercepat.
2. Resource leveling (meminimumkanju mlah tenaga kerja maksimum dari setiap kegiatan selama
waktu pelal<sanaanp royek ).
3. Time chart (iadwal) kegiatan proyek.
Khusus pada permasalahan mengenai bagaimana menentukan biaya minimum untuk
waktu penyelesaian proyek yang mengalani percepatan, akan diusulkan sebuah algorithma yang
lebih efektif dibandingkan denganyang ada pada A. T. Hamdy (1990) dan diberikanflowchart dari
prosedur penerapan metode PERT dan CPM yang terintegrasi. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/2997 |
| ISSN: | 1411-6286 |
| Appears in Collections: | Published Article Komputer
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|