Header Repository Gunadarma

Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Teknik Sipil dan Perencanaan >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/3134

Title: Keberadaan Kampung Kota Di Kawasan Segitga Emas Kuningan Kontribusi Pada Rancang Kota
Authors: Juwono, Sudarmawan
Keywords: Kampung Kota
Sosial Budaya
Transformasi Global
Issue Date: 23-Aug-2005
Publisher: Universitas Gunadarma
Series/Report no.: Proceeding PESAT 2005;1
Abstract: Strulctur sosial dan keruangan kota Jakarta yang bersifat ganda dialcibatkan proses pertumbuhan kola oIeh ke/cuatan formal dan informal yang tumbuh bersamaan. Kondisi tersebut menjadikan wajah kota yang bersifat ganda menyiralkan kemajuan [ISiJc selraligus ketimpangan metropolitan. Keberodaan kampung kota di selcitar lrawasan Segitiga Emas K1mingan Jakarta adalah represenlasi fenomena paradoks pertumbuhan kota tersebut. Sebagai lrawasan pertumbuhan metropolitan, kawasan Kuningan adalah ruang artilculasi aktivitas global kota Jakarta yang mewadahi berbaga; kepentingan ;nlernas;onaI dan regional yang dapat disalcsikan dalam wujud foik dan sosial. Kampung kota yang Jerdapat di lrawasan ini terbentuk dari ruang permuldman masyaraJcat asli dan masyarakat pentiatang, kemudian berkembang bersamaan dengan pembangunan kawasan. Dari aspek sosial budaya, lrawasan in; memililci potens; aktivitas sosial keagamaan dan situs bersejarah. Perubahan yang teTjadi menyebabkan pergeseran fungsi ruang, menurunnya kohesi sosial masyarakaJ dan kemunduran aktivilas sos;al serta budaya masyarakatnya. Kelcuatan masyarakaJ yang ada bersifat sementara dan tidalc memililci dampak signifikan timbal baliJc bagi kesejahteraan masyaralcaJnya. Pembangunan kawasan Segitiga Emas Kuningan menimbulkan tekanan secara [ISik dan sosial ekonomi, sebagian lrampung horus tersisih sedangkan kampung yang masih ada bertahan dengan segala problema seperti kepadatan, degradasi linglcungan, perubahan peri/aku masyarakat dan menurunnya dinamika sosial budaya masyarakaJ. Melalui penelitian ini dapat ditemukan adanya indikasi respon alami masyarakat lrampung untuk bertahan dalam bentuk perilalcu sosial budaya dan keruangan. Basil penelitian menunjuJcJran sebagai berikut: Pertama, ke/cuatan tersebut mp PlfU1'!culkan kesadaran masyarakat pada wentitas sosial dan ruang kohesi sosial sebaga; respoil atas perubahan yang teTjadi dengan melakukan penyelenggaraan aktivitas sosial keagamaan. Kedua, adanya gerakan masyaralcat untuk memanfaatkan potensi keruangan sebagai ke/cuatan sosial budaya untuk mempertahankan kohesi sosialnya dan hubungan simbiosis sehingga dapat memelihara keberlanjutan nilai budaya masyarakat. Ketiga, ni/a; yang terdapat pada msayarakat tersebut perlu dianglrat sehingga menjadi kekuatan ruang kota untuk ditransformasikan menjadi wentitas kota.Kondisi ini menyadarkan pada kenyataan bah'Wa pembangunan kota' horus berbasis pada pengembangan sosial budaya masyarakatnya. /dentitas keruangan adalah salah satu kelrayaan sosial budaya untuk meneguhkan keberadaan masyarakat dalam proses perubahan sosial budaya lingkungannya.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/3134
ISSN: 1858-2559
Appears in Collections:Published Article Teknik Sipil dan Perencanaan

Files in This Item:

File Description SizeFormat
PESAT 2005 _arsitektur_008.pdf554.7 kBAdobe PDFView/Open

Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! Repository Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback