|
Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Ekonomi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/3146
|
| Title: | Peranan Sektor Pertanian Dalam Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Dengan Pendekatan Input-Output |
| Authors: | Suhendra, E. Susy |
| Keywords: | Sektor unggulan. Model Input-Output Pertanian |
| Issue Date: | 23-Aug-2005 |
| Publisher: | Universitas Gunadarma |
| Series/Report no.: | Proceeding PESAT 2005;1 |
| Abstract: | Krisis moneter yang melanda Indones;a menjad; pelajaran berharga bag; pemerintah dalam
menentukan kebijakan pembangunan nasional. Dalam tiga dekade terakhir, pembangunan nasional
dititikberatkan pada selctor manzifaktur. Sementara selctor pertanion, yang selama masa krisis
menunjuJckan pertumbuhan positif, hanya diposisikan sebagai selctor penduJcung. Sebagai negara
agraris dan didukung oleh fakta yang ada, Indonesia perlu mempertimbangkan untulc lebih
meniti/cberatkan kebijakan pembangunan nasionalnya pada selctor pertanian. A.nalisis input-output
diterapkan dalam penelitian ini. Jumlah selctor yang digunakan dalam analisis tersebut adalah 66
dan 19 sektor sebagaiman tercantum dalam Tabel Input-Output Indonesia 2000. Model in;
digunakan untuk menganalisis secara terinlegrasi peranan sektor pertanian dalam pembangunan
e1ronomi Indonesia secara menyeluruh serta untulc mengetahui proyeksi inveslasi di se/ctor
pertanion. Model input-output dianggap sebaga; model yang paling komprehensij dan sistematis
karena model ini merupakan pengembangan konsep input-oulput yang mengintegrasikan unsur
ruang secara "simple" dan "elegan" (Nizwar., 2002). Model in; akan membagi ekonomi nasional
berdasarkan sektor dan daerah kegiatan). Hasil penelilian menunjukkan bahwa peranan sektor
pertanian dalam perlumbuhan ekonomi nasional masih culcup besar. Sumbangan sektor pertanian
bagi PDB, penyediaan lapangan pekerjaan, dan total penawaran output adalah, berturut-turut, 17
persen, 46,15 per sen, dan 36,02 per sen bagi total output. Di sam ping ilu, se/ctor pertanian juga
mampu memberikan nilai tambah produlcsi sebesar 18,04 per sen. Subsektor pertanian yang
berpotens; untuk dijadikan sebagai subse/ctorunggulan adalah perkebunan dan pelernakan |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/3146 |
| ISSN: | 1858-2559 |
| Appears in Collections: | Published Article Ekonomi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|