Header Repository Gunadarma

Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Psikologi >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/3188

Title: Mengev Aluasi Perancangan Sistem Yang Interaktif Dalam Interaksi Manusia Dan Komputer
Authors: R, Dewi Agushinta
Keywords: Eksperimen
Perancangan
Evaluasi
Issue Date: 23-Aug-2005
Publisher: Universitas Gunadarma
Series/Report no.: Proceeding PESAT 2005;1
Abstract: Teori dan metode psikologi membentuk kontribusi utama terhadap pemahaman dalam interaksi manusia dan cOmpuler. Metode-metode psikologi meliputi observasi. survey, eksperimen laboratorium, studi kasus, simulasi dan bentuk lolin dari investigasi pada banyak aspek peri/aku manusia. Sulit untulc dikatakan area dari psikologi yang paling relevan dengan interaksi manusia dan computer karena semua perilaku manusia memiliki dampak pada interaksi mallusia dan computer dan computer juga memberikan dampak pada man usia dengan berbagai cara. Evaluasi pada sistem yang interaktif dapat terjadi pada tahapan proses perancangan dapat mengakses aspek perancangan yang berbeda dan tahap eksperimen/implementasi. Aspek perancangan yang merupakan bagian yang menarik dari sudut pandang falctor manusia seperti kemampuan guna, kemampuan belajar, eflSiensi dan penerimaan. Keempat aspek ini dirancang secara umum. Masalah bagi perancang adalah mengetahui aspek perancangan apa yang sepertinya mempengaruhi macam keluaran dari keempat aspek tersebut. Metode evaluasi bermacam-macam dalam kecanggiltan dan kemampuan aplikasinya. Eksperimen untuk mengevaluasi perancangan da". implementasi harus dibangun secara hati-hati. Banyak penelitian dalam psikologi bergantung pada bulcti empiris, melihat dari hasil pelaksanaan eksperimen. Salah satu cara yang paling kuat da/am mengevaluasi perancangan software adalah dengan menggunakan eksperimen yan terkendali. Eksperimen dirancang dengan melakukan uji coba terhadap beberapa prediksi yang muncul dari hipotesis eksplisit yang keluar dari teori yang mendasarinya. Misalnya hipotesa teori memori kerja adalah bahwa ada batasan kapositas dalam memelihara informasi dalam sebuah pernyataan yang alctif tanpa informasi tersebut hilang dari memori kerja. Dari hipolesa ini dapat diprediksi bahwa sebuah interface komputer yang membutuhkan pengguna do/am memelihara sederetan perintah dalam memori kerja yang mungkin berpindah antar benlUk aplikasi yang berbeda, dapat menghasilkan banyak kesalahan dan lambat unjuk kerjanya terhadap ketitiakingatan pengguna terhadap item dalam daftar dibanding sebuah perancangan yang dibuat mungkin untuk semua pilihan perintah yang berbeda dan twak mempunyai tempat dimana pengguna memindahkan antar bentuk yang berbeda.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/3188
ISSN: 1858-2559
Appears in Collections:Published Article Psikologi

Files in This Item:

File Description SizeFormat
PESAT 2005 _psikologi_004.pdf549.52 kBAdobe PDFView/Open

Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! Repository Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback