|
Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/3199
|
| Title: | Kekuatan Otak Kanan: Belajar Dari Orang Kreatif |
| Authors: | Prabowo, Hendro x Fakhrurrozi, Hendro S, Betty Yuliani |
| Keywords: | Keseimbangan Otak Kiri Orang Kreatif Otak Kanan |
| Issue Date: | 23-Aug-2005 |
| Publisher: | Universitas Gunadarma |
| Series/Report no.: | Proceeding PESAT 2005;1 |
| Abstract: | Pendidikanformal di Indonesia patia umumnya didominasi oleh olak kiri. Untuk memecahlran masalah
ini menjadi semakin sulit lrarena sebagian besar para penyelenggara pelldidilran di Indonesia juga
didommosi oleh otak kiri. Hal ini disebablran /carena dominasi otale kiri sudah berjalan cukIIp lama
melewali beberapa generasi (Sanloso. 2001). Akibalnya olak lranan menjadi lerberrglro/oi, kanma lidalc
diberi lresempalan untuk ber/cembang (Pasia/c, 2003). Olak kiri hanya mengandalkan memorisasi
(Santoso, 2001). kemampuan ana/iris. serla berorienlasi pada belajar malemalika dan bahasa (Pasia/c,
2003). Padahal memorisasi dewasa ini sudah mulai diganlikan dengan teknologi informasi. Sementara
hanya dengan cara berpikir analilis membual manusia lidak berlcembang dengan baik, karena tidak
menghasillran jalur baru bagi olale. Adapun belajar matematika dan bahasa memang menjadi acuan
bagi keberhasilan prestosi akademik danternyata lidale dapat menghasillran manusia ungguL Dengan
demikian, pendidilcan di Indonesia yang masih dominan olale kiri menjadi sulil untuk bersaing dengan
negara lain. Olale Icanan. sebali/cnya berlanggungjawab patia musi/c, visual. dan spasial (MacGregor.
2003,' Pasiak, 2003) seringkali dihubunglran dengan para seniman. Orang-orang yang bukan seniman
dianggap tidalc perlu belajar mengembangkan olale lranannya. Padahal dengan dengan lceseimbungan
otale /ciri dan olak /canan. kemampuan olale manusia yang rata-rata hanya digunalran 10-12 persen
(MacGregor. 2003; Santoso. 2001) dapal ditingkatkan lagi. Paper in; ada/ah hasil penelirian studi
kasus dari orang kreatij yang bekerja sebagai pendidik dan bukan seniman. Beberapa variabel yang
dilroji anlara lain: kebiasaan-lcebiasaan hidup dan be/ajar. prestosi akademi/c, proses Irrealij yang
meUbatkan gelombang olak (alpha dan thela) dan kemampuan mempersepsi. serta analisis isi dari
karya-karya yang dihasilkan. Hasilnya dapal dijadikan masukan da/am pengembangan pendidilran di
Indonesia. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/3199 |
| ISSN: | 1858-2559 |
| Appears in Collections: | Published Article Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|