|
|
Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Teknik Sipil dan Perencanaan >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/3257
|
| Title: | Memanfaatkan Jalan Rel Untuk Wisata Kereta Api |
| Authors: | Sofaniadi, Safrinal Setijowamo, Djoko Ruktiningsih, Rudatin |
| Keywords: | jaringan rei jaringan Rel Wisata KA, |
| Issue Date: | 23-Aug-2005 |
| Publisher: | Universitas Gunadarma |
| Series/Report no.: | Proceeding PESAT 2005;1 |
| Abstract: | Jawa Tengah memiliki beragam model wisata .. seperti wisata budaya atau ziarah (makam wali),
wisata bahari, wisata pesisir, wisata a!am hutan jati, wisata alam dan gejala fisik alamo Selain itu
masih ada wisata KA yang tidak dimiliki uleh provinsi lainnya. Saat ini sudah ada dua lokasi
wisata KA, yaitu di Ambarawadan Cepu. Wisata KA di Ambarawa dike lola PT. Kereta Api
menggunakan jaringan rei yang tersisa antara Tuntang-Ambarawa-Jambu-Bedono. Sedangkan di
Cepu dikelola Perum Perhutani memanfaatkanjalur rei Y{1ng biasa mengangkut potongan kayujati.
Potensi lain jalur wisata KA antara lain, (1) jdur Semarang-Solo merupakan jalur KA pertama di
indonesia. Adanya jalur KA Wisata ini, akan banyak obyek wisata yang dapat dinikmati, beberapa
bangunan stasiun yang masih asli (Stasiun Tanggung, Stasiun Kedungjati, Stasiun Telawa, Stasiun
Gundih), alam pedesaatl, (2) jalur Solo-Wonogiri. Jalur ini dibangun pada 1 April tahun 1923.
Sepanjang 5,8 kilometer bersisian dengan jalan raya (JI. Slamet Riyadi) yang membelah kota Solo,
(3) Jalur Semarang-Borobudur (Magelang). Jalur ini merupakan percabangan jalur KA SemarangSolo
di Stasiun Kedungjati. Tahun 1976 jalur ini dihentikan pengoperasiannya. Tetapi oleh
Gubf!rnur Jawa Tengah Suparjo Rustam, ditetapkan sebagai Museum KA dan dioperasikan dengan
iokomouj uap meiewali jaiur KA bergjgi,(4) jaiur Purwukerw-ViTutluwuu, ~uu'uli fuiiiu ditutup,
tepatnya tahun 1978, karena kalah bersaing dengan moda yang menggunakan jalan raya. Sebagian
besar jalur KA ini bersisian dengan jalan raya. Wi/ayah pedesaan dan jalan rei yang meliuk-liuk
merupakan panorama yang cukup asik akan disaksikan para wisatawan, (5)jalur PurwokertoCi/
acap, (6) jalur Parakan-Borobudur, (7) jalur Semarang-Pekalongan. Jalur ini melayani para
wisatawan lokal yang ingin berbelanja di Pekalongan. Mengingat Kota Pekalongan memiliki pusat
grosir. Jalur ini menyusuri kawasan pantai,. tepatnya di Kabupaten Batang. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/3257 |
| ISSN: | 1858-2559 |
| Appears in Collections: | Published Article Teknik Sipil dan Perencanaan
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|