|
Repository Universitas Gunadarma >
Published Article >
Published Article Komputer >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/3390
|
| Title: | Sistem Pengenalan Individu Berbasis Potongan Iris Mata Sebagai Kunci Biometrik Pintu Otomatis Secara Real Time |
| Authors: | Karmilasari, Karmilasari Wibowo, Eri Prasetyo |
| Keywords: | Biometrik Real Time Otomatis |
| Issue Date: | Dec-2010 |
| Publisher: | Gunadarma University |
| Series/Report no.: | Penelitian Hibah Bersaing Tahun Ketiga 2010; |
| Abstract: | Sistem Biometrik merupakan otomatisasi identifikasi atau verifikasi seorang individu berbasis pada fisiologis dan karakteristik perilaku. Salah satu sistem biometrik berbasis fisiologis adalah iris mata. Iris mata memiliki pola yang unik pada setiap mata dari setiap individu, selain itu iris mata relatif stabil untuk jangka waktu lama. Secara umum sistem pengenalan biometrik iris mata meliputi tahap preprocessing yang yaitu lokalisasi pupil dan iris, tahap ekstraksi yaitu normalisasi dan pengkodean serta tahap pencocokan antara citra uji dan citra dalam database. Pada penelitian terdahulu, proses lokalisasi pupil dan iris mata dilakukan dengan asumsi bahwa pupil dan iris berbentuk lingkaran, sehingga digunakan persamaan lingkaran dengan parameter koordinat titik pusat objek dan radius. Kelemahan proses tersebut adalah penentuan koordinat titik tengah dan radius yang tidak tepat mempengaruhi ketepatan bentuk dan posisi lingkaran pada objek yang bersangkutan, terutama apabila bola mata bergeser dan tidak tepat berada di tengah citra. Pada proses ekstraksi, para peneliti terdahulu melakukan normalisasi pada seluruh area iris, kenyataannya area iris seringkali terhalang oleh kelopak dan bulu mata, hal ini berpengaruh pada saat dilakukan pengkodean.
Dalam penelitian tahun pertama ini, penulis mengembangkan suatu sistem pengenalan biometrik iris mata dengan melakukan beberapa modifikasi pada proses lokalisasi, ekstraksi dan pengkodean. Lokalisasi dilakukan hanya pada objek pupil, hal ini dilakukan karena pupil merupakan bagian mata dengan intensitas rendah sehingga mudah dideteksi. Proses lokalisasi dilakukan melalui tahapan binerisasi, morfologi citra dan skeletonisasi. Area iris diperoleh melalui pemotongan area pupil iris secara horintal dengan titik pusat pupil sebagai acuan dan dengan ukuran jendela potongan yang tetap. Pemotongan area pupil iris dilakukan untuk menghindari gangguan kelopak dan bulu mata yang tampak pada citra, selain itu dengan pemotongan area pupil iris, pergeseran bola mata tidak akan berpengaruh terhadap pola iris. Area potongan pola iris mewakili area iris secara keseluruhan. Pola iris pada area potongan pupil iris diekstraksi dan dikodekan dengan detektor tepi canny. Matriks hasil ekstraksi diubah dalam bentuk matriks vektor untuk memudahkan proses pencocokan. Pencocokan kode data uji dan database dilakukan dengan menghitung similaritas dan disimilaritas (Euclidean distance dan hamming distance). Metode pengenalan individu berbasis iris mata yang dikembangkan tersebut dikemas dalam suatu perangkat lunak. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/3390 |
| Appears in Collections: | Published Article Komputer
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|