|
Repository Universitas Gunadarma >
Unpublished Article >
Unpublished Article Ekonomi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/3451
|
| Title: | ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT PREDIKSI KEBANGKRUTAN DENGAN MODEL DISKRIMINAN ALTMAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA |
| Authors: | Yudha Perkasa, Daya Amperaningrum, Izzati |
| Keywords: | Laporan keuangan Kebangkrutan Kinerja Keuangan Z-Score Altman |
| Issue Date: | 17-Sep-2012 |
| Abstract: | Sesuai dengan salah satu tujuan didirikanya suatu usaha yaitugoing concern
mengartikan bahwa perusahaan diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dalam
jangka panjang. Namun, persaingan bisnis berpengaruh terhadap kelangsungan hidup
usaha yang dapat menggoyahkan kestabilan kinerja keuangan perusahaan.
kebangkrutan suatu perusahaan biasanya diawali dengan kesulitan keuangan yang
ditandai adanya ketidakpastian profitabilitas di masa yang akan datang. Tujuan
penelitian ini yaitu untuk mengetahui baik atau buruk kinerja keuangan suatu
perusahaan khususnya pada lima perusahaan Telekomunikasi di Indonesia selama
tahun 2005-2009. Metode yang digunakaan adalah metode Altman Z-Score.
Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh(www.idx.co.id) berupa
laporan keuangan yang terdiri dari Neraca Konsolidasi dan Laporan Laba Rugi
Konsolidasi untuk tahun 2005-2009.
Hasil penelitian ini berdasarkan nilaiindeks Z-Score yang dihasilkan pada
setiap perusahaan menunjukan bahwa PT Bakrie Telecom Tbk memiliki kinerja yang
baik dengan nilaiindeks Z-Score yang dimiliki selama lima tahun mengalami nilai
yang fluktuatif akan tetapi masih diarea Sehat hanya saja diawal dan diakhir periode
berada di area rawan. PT Excelkomindo Tbk memiliki kinerja yang buruk hal ini
ditandai dengan empat tahun 2005-2008 berada dalam kondisi rawan dan 2009 dalam
kondisi bangkrut. PT Indosat Tbk memiliki kondisi kinerja yang baik, PT Infoasia
Tbk menghasilkan nilaiindeks Z-Score > 2,60 selama tahun 2005-2007 akan tetapi
ditahun 2008 menurun menjadi 1,237 dan di akhir periode dinyatakan pailit oleh PT
Orix Finance pada tanggal 29 july 2009 dan dinyatakan delisting oleh Direktur
Perdagangan dan PengaturanBEI. PTInovisi Infracom Tbk walaupun baru dua tahun
tercatat di BEI yaitu 2008 & 2009 akan tetapi menunjukan kinerja keuangan yang
baik. PT Mobile-8 Tbk memiliki kinerja keuangan Fluktuatif yaitu tahun 2005
memiliki kinerja keuangan terburuk diantara perusahaan telekomunikasi lainya dan
ditahun berikutnya mengalami kenaikan yang tajam dan menurun ditahun-tahun
selanjutnya.PT Telkomsel Tbk dapat disimpulkan memiliki kinerja keuangan yang
baik selama periode 2005-2009. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/3451 |
| Appears in Collections: | Unpublished Article Ekonomi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|