|
Repository Universitas Gunadarma >
Unpublished Article >
Unpublished Article Ekonomi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/3474
|
| Title: | ANALISIS PENGARUH APLIKASI KREDIT, TINGKAT SUKU BUNGA DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH (KPR) DI BANK DANAMON INDONESIA, Tbk CABANG KUNINGAN |
| Authors: | Baitulloh, Hendrik |
| Keywords: | Aplikasi Kredit Tingkat Suku Bunga Tingkat Inflasi Pertumbuhan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Bank Danamon |
| Issue Date: | 17-Sep-2012 |
| Abstract: | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi kredit, tingkat suku
bunga dan tingkat inflasi terhadap pertumbuhan kredit kepemilikan rumah (KPR) di Bank
Danamon Indonesia, Tbk cabang Kuningan baik secara parsial maupun bersama-sama.
Dalam penelitian ini pengujian pengaruh aplikasi kredit, tingkat suku bunga dan tingkat
inflasi terhadap pertumbuhan kredit kepemilikan rumah (KPR) di Bank Danamon Indonesia,
Tbk cabang Kuningan tahun 1999-2009. Pada tahap analisis dilakukan uji asumsi klasik,
analisis regresi berganda, dan uji koefisien determinasi. Aplikasi SPSS digunakan untuk
membantu pengujian model ini.
Hasil penelitian menunjukan persamaan regresi Y = -2788.760 + 0.636 AK + 18234.982
TSB - 13.432 IF. Variabel independen memberikan kontribusi (R Square) sebesar 79.6%
dalam menjelaskan pertumbuhan kredit kepemilikan rumah (KPR) di Bank Danamon
Indonesia, Tbk cabang Kuningan. Hasil uji F menunjukan varabel independen secara bersama-sama mempengaruhi variabel dependen, ditunjukan oleh hasil perhitungan SPSS nilai F hitung
sebesar 9.088 > F tabel sebesar 4.35 dan nilai signifikan sebesar 0.008 < 0.05. Pada penelitian
ini uji t terdapat dua variabel independen yang berpengaruh secara signifikan terhadap
pertumbuhan kredit kepemilikan rumah (KPR) yaitu variabel aplikasi kredit ditunjukan oleh
hasil perhitungan SPSS dengan nilai t hitung 3.270 > t tabel sebesar 2.36, dan nilai signifikan
sebesar 0.014 < 0.05 serta tingkat suku bunga ditunjukan oleh hasil perhitungan SPSS nilai t
hitung sebesar 4.221 > t tabel sebesar 2.36 dan nilai signifikan sebesar 0.004 < 0.05.
Sedangkan satu variabel independen yang tidak berpengaruh secara signifikan yaitu tingkat
inflasi ditunjukan oleh hasil perhitungan SPSS dengan nilai t hitung sebesar -0.169 < t tabel
sebesar 2.36, dan nilai signifikan sebesar 0.870 > 0.05. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/3474 |
| Appears in Collections: | Unpublished Article Ekonomi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|