|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/3516
|
| Title: | Motivasi Berprestasi Remaja yang Ibunya Bekerja Sebagai Guru |
| Authors: | Istianingrum, Ambar |
| Keywords: | Motivasi Berprestasi |
| Issue Date: | 17-Sep-2012 |
| Abstract: | Pada usia remaja prestasi akademik dan keberhasilan di sekolah menjadi pengalaman yang penting untuk mereka. Prestasi akademik dan keberhasilan remaja di sekolah ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu intelegensi, kepribadian, bakat -bakat khusus, minat, motivasi berprestasi, lingkungan rumah dan lingkungan sekolah . Perhatian ibu yang bekerja sebagai guru dapat berupa pemberian bimbingan dan nasihat, pengawasan terhadap belajar, pemberian motivasi dan penghargaan, serta pemenuhan fasilitas belajar. Pemberian bimbingan dan nasihat menjadikan anak memiliki idealisme, pemberian pengawasan terhadap belajarnya adalah untuk melatih anak memiliki kedisiplinan, pemberian motivasi dan penghargaan agar anak terdorong untuk b elajar dan berprestasi, sedangkan pemenuhan fasilitas yang dibutuhkan dalam belajar adalah agar anak semakin teguh pendiriannya pada suatu idealisme yang ingin dicapai dengan memanfaatkan fasilitas yang ada .
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahuai tentang gambaran motivasi berprestasi remaja yang ibunya bekerja sebagai guru dan untuk mengetahui faktor- faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi berprestasi remaja yang ibunya bekerja seb agai
guru.
Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan penelitian studi kasus. Studi kasus merupakan salah satu metode penelitian dalam penelitian kualitatif. studi kasus adalah suatu bentuk penelitian atau studi tentang suatu masalah yang memiliki sifat kekhususan dapat dilakukan dengan sasaran perorangan maupun kelompok, bahkan masyarakat luas. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja laki -laki siswa sekolah menengah pertama yang ibunya bekerja sebgai guru dengan usia 13 tahun yang digolongkan sebagai remaja awal. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah metode wawancara tipe wawancara bebas-terpimpin dan observasi nonpartisipan .
Berdasarkan penelitian yang dilakukan kepada subjek, subjek memiliki motivasi berprestasi tinggi. Faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi subjek timbul karena faktor orangtua dan lingkungan budaya memberikan tekanan yang cukup kuat (menganggap penting) dalam motivasi berprestasi, anak diajak untuk percaya pada diri sendiri dan berusaha memantapkan tujuan menjadi orang yang berprestasi tinggi, pekerjaan orangtua berpengaruh, ibu yang pekerjaanya melibatkan pengambilan keputusan dan inisiatif dapat mendorong anak mengembangkan motivasi berprestasi. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/3516 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|