|
|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/3552
|
| Title: | GAMBARAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA INDIVIDU LANJUT USIA YANG TINGGAL DI PANTIWERDHA |
| Authors: | Desty Utami, Novalia Retnaningsih, Retnaningsih |
| Keywords: | Lansia Psychological Well Being Panti werdha |
| Issue Date: | 18-Sep-2012 |
| Abstract: | Pada masa lanjut usia, individu ingin untuk dapat lebih menghabiskan
waktunya dengan orang-orang yang berarti buat mereka seperti anak-anak dan
cucu-cucunya. Dukungan sosial menjadi kebutuhan yang semakin diperlukan
lansia, lansia membutuhkan cinta, persahabatan, pen gertian dan butuh untuk
dihargai. Kebutuhan emosional tersebut dapat diperoleh dari keluarga, baik
pasangan hidup maupun keturunan. Namun, tidak semua lansia kemudian
tin ggal bersama keluarganya. Ada juga lansia yang akhirnya tin ggal di institusi.
Salah satunya di Indonesia institusi yang menyediakan sarana tempat tin ggal
bagi para lansia adalah panti werdha.
Kontak sosial yang dimiliki lansia akan mempengaruhi psychological well
being lebih dari sebelumnya. Kontak sosial merupakan sumber untuk
mendapatkan dukungan pada lansia, keluarga memberikan keamanan dan
dukungan emosional, sedang teman juga merupakan sumber penting untuk
mendapatkan kesenangan dengan segera.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk men getahui alasan, gamba ran
psychological well being, dan faktor-faktor yang mempengaruhi psychological
well being individu lanjut usia yang tinggal di panti werdha.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif yang berbentuk studi kasus. Jumlah subjek yang diambil adalah 1 orang
lansia berjenis kelamin wanita yang tinggal di panti werdha, berusia 80 tahun,
dan telah tin ggal di panti werdha selama 3 setengah tahun. Dari hasil penelitian
diketahui bahwa alasan lansia dalam penelitian ini tin ggal di panti werdha adalah
karena perubahan tipe keluarga dan kemandirian. Selain itu, diketahui bahwa
lansia yang tin ggal di panti werdha dalam penelitian ini memiliki psychological
well being yang positif, hal ini berarti lansia yang tin ggal di panti werdha memiliki
penerimaan diri yang baik, mampu menjalin hubungan yang positif dengan orang
lain, memiliki otonomi yang baik, penguasaan lingkungan yang baik, memiliki
tujuan dalam hidup, dan merasakan pribadinya terus tumbuh. Faktor jaringan
sosial yang baik, kondisi ekonomi yang baik, interpretasi yang positif terhadap
pengalaman yang dilewati, dan dukungan sosial yang baik, merupakan hal-hal
yang dapat mempengaruhi psychological well being individu lanjut usia yang
tin ggal di panti werdha. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/3552 |
| Appears in Collections: | E-Journal Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|