|
Repository Universitas Gunadarma >
Unpublished Article >
Unpublished Article Psikologi >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/3624
|
| Title: | Kepuasan Pernikahan Pada Istri Yang Dipoligami (Studi Pada Istri Pertama) |
| Authors: | Juliati, Juliati Putri, Dona Eka |
| Keywords: | Kepuasan Pernikahan Poligami |
| Issue Date: | 2-Nov-2012 |
| Abstract: | Kepuasan pernikahan terjadi karena adanya kesesuaian antar peran diri dan
pasangan yang mereka jalankan dalam pernikahan, jadi seseorang yang telah menikah akan
dihadapkan oleh perubahan-perubahan peran yang telah ditentukan. Bila mampu berperan
sesuai harapan atau ketentuan yang ada, maka tidak akan mengalami masalah. Sebuah
perkawinan poligami akan lebih baik bila dilakukan oleh suami yang mampu bersikap adil
dari sisi materi atau non materi seperti kasih sayang dan perhatian. Sehingga dapat
memberikan manfaat bagi kehidupan perkawinannya kelak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan pernikahan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pernikahan pada istri yang dipoligami.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini dua
orang istri yang berstatus istri pertama. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
adalah menggunakan metode wawancara dan catatan lapangan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek 1 memiliki kepuasan pernikahan, karena
hubungansubjek dengan pasangan yang baik. Itu terlihat dari baiknya komunikasi antara
subjek dengan pasangan dan tanggung jawab yang dilakukan sesuai dengan peran masing -masing. Akan tetapi pada kasus subjek 1 terdapat satu karakteristik yang tidak dapat
dianalisis yaitu interaksi yang positif. Sedangkan subjek 2 tidak puas dengan pernikahannya,
karena komunikasi antara subjek dan pasangan tidak baik. Subjek juga merasa bahwa
pasangan subjek sudah tidak percaya lagi terhadap subjek dan pasangan juga kurang
bertanggung jawab dalam melakukan perannya sebagai suami.
Selain itu,subjek 1 merasakan adanya kepuasan dalam pernikahannya dipengaruhi
oleh beberapa faktor, seperti subjek 1 merasa pasangan telah berlaku adil dalam membagi
penghasilannya sehingga subjek sudah merasa puas, adanya kepuasan dalam hubungan
seksual, pasangan juga sudah adil dalam membagi kasih sayangnya terhadap anak dan tidak
ada perubahan sejak pasangan berpoligami. Pada subjek 2 merasa tidak ada kepuasan
dalam pernikahannya karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, suami tidak adil dalam
membagi penghasilannya terhadap subjek sehingga subjek merasa sangat tidak puas. Subjek
2 juga merasa jarang saling berbagi dan tidak saling pengertian satu sama lain. Akan tetapi
hingga saat ini, subjek 2 masih mencintai pasangannya. Subjek 2 juga merasa puas dengan
hubungan seksualnya selama ini, meskipun tidak ada perubahan dari frekuensi atau kualitas
sebelum atau sesudah subjek dipoligami. Hubungan suami subjek 2 dengan anak-anak
sangat baik dan tidak mengalami peru bahan sama sekali. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/3624 |
| Appears in Collections: | Unpublished Article Psikologi
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|