Header Repository Gunadarma

Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Sastra >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/690

Title: STUDI PERBANDINGAN ANTARA TEORI KONSTRUKTIVISME DAN KONSEP ELEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Authors: Wahyu R. N, Tri
Astuti, Ida
Saptono, Debyo
Keywords: konstruktivisme,
e-learning, pembelajaran bahasa
Issue Date: 21-Aug-2007
Publisher: PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitek & Sipil)
Series/Report no.: Vol 2;
Abstract: Penelitian ini bertujuan memperoleh hasil objektif tentang studi perbandingan antara teori konstruktivisme dengan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Yang dimaksud dengan teori konstruktivisme adalah teori yang berpendapat bahwa dalam pembelajaran terjadi melalui suatu proses membangun pengetahuan dari diri siswa, yang umumnya dipengaruhi oleh pengajar, materi ajar dan siswa itu sendiri. Sedangkan konsep e-learning adalah sistem yang berfungsi sebagai mediator dan katalisator dalam belajar, sama halnya dengan fungsi dosen dalam sekolah konvensional. Selanjutnya penulis membandingkan proses dan hasil pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan teori di atas. Pelaksanaan penelitian ditempuh melalui dua tahapan, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Langkah-langkah yang ditempuh pada tahap persiapan melalui : (1) merumuskan tujuan pembelajaran,(2) mengembangkan alat evaluasi,(3) menetapkan kegiatan belajar mengajar,(4) merencanakan program kegiatan. Pada tahap pelaksanaan meliputi (1) kegiatan awal, (2) kegiatan inti, dan (3) kegiatan akhir, dari proses penyajian, baik persiapan maupun pelaksanaan dapat tergambar bahwa pada teori konstruktivisme dituntut keaktifan siswa untuk pengembangan diri, pengajar aktif untuk mengembangkan teori dan strategi, sarana cukup sederhana sehingga biaya murah, sedangkan dalam konsep e-learning, siswa harus aktif menggali informasi secara mandiri, pengajar tidak aktif, sarana belajar harus lengkap sehingga memerlukan biaya yang cukup mahal Namun, baik teori konstruktivisme maupun e-learning mempunyai keunggulan dan kelemahan masing-masing. Kedua teori tersebut mempunyai pengaruh terrhadap hasil belajar mengajar, sekalipun hasilnya berbeda. Dalam hal penerapan praktik menulis akademik dalam bahasa Indonesia, para siswa yang belajar dengan teori konstruksivisme hasilnya lebih baik daripada e-learning, sedangkan dalam penguasaan kosa kata dan istilah hasilnya lebih baik menggunakan konsep e-learning. Karena keduanya sama-sama berpengaruh terhadap hasil belajar siswa ,maka teori konstruksivisme dan e-learning sama-sama dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses belajar mengajar, khususnya dalam proses belajar mengajar hal menulis akademik.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/690
ISSN: 1858 - 2559
Appears in Collections:E-Journal Sastra

Files in This Item:

File Description SizeFormat
pe englishTri_Wahyu_Studi_PerbandinganEditedver2.PDF54.65 kBAdobe PDFView/Open

Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! Repository Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback