Header Repository Gunadarma

Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Teknik Sipil dan Perencanaan >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/709

Title: PERHITUNGAN ANTRIAN DAN TUNDAAN PADA PINTU TOL GROGOL MENGGUNAKAN METODA GELOMBANG KEJUT
Authors: Nahdalina, Nahdalina
K Hadihardaja, Iwan
Rozeani, Vibry
Keywords: metoda gelombang kejut
antrian
Tundaan
Issue Date: Jun-2006
Publisher: JURNAL DESAIN DAN KONSTRUKSI
Series/Report no.: JURNAL DESAIN DAN KONSTRUKSI;VOL. 5, NO. 1
Abstract: Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis pola keda-tangan dan pelayanan, lalu untuk menganalisis model bentukan antri-an dan yang terakhir adalah menganalisis kebutuhan gerbang tol. Lo-kasi untuk melakukan penelitian dan pengambilan data yaitu di gerbang tol dalam kota, Cawang–Tomang (Pintu tol Grogol, DKI Jakarta). Berdasarkan data di lapngan dan hasil perhitungan, didapat Arus kedatangan di dekat pintu tol berdasarkan rata-rata statistik data per 15 menit adalah 202 kandaraan/15 menit (808 kendaraan /jam)berkisar antara 193,8 kendaraan/15 menit sampai 210,2 kenda-raan /15 menit (775 sampai 841kendaraan /15menit). Untuk arus kedatangan di pintu tol berdasarkan data per 15 menit rata – ratanya adalah 102,16 kendaraan/15 menit (399 kendaraan/jam) berkisar antara 101,6 sampai 103,26 kendaraan /15 menit (397 sampai 419 kendaraan/jam) untuk gerbang 1 dan 99,5 kendaraan/15menit (398 kendaraan/jam )dengan kisaran data 95,76 sampai 103,24 kendaraan /15 menit (383 sampai 413 kendaraan/ jam ) untuk gerbang 2. Dari hasil perhitungan dengan pemenggalan waktu 60 menit dan 30 menit maka hasil nya menujukan pada 60 menit pertama nilai kecepatan gelombang kejut ( ) menunjukan hasil negatif yaitu -2,62 meter/menit, untuk 60 menit kedua nilai kecepatan gelombang kejut ( ) menunjukan hasil negatif yaitu -1,92 meter/menit, se-dangkan 30 menit ketiga nilai kecepatan gelombang kejut ( ) me-nunjukan hasil negatif yaitu -4,71 meter/ menit. Ketiga perhitungan menunjuka hasil negativ (-) maka antrian yang terbentuk adalah gelombang kejut bentukan mundur maka diperlukan penambahan gerbang menjadi 3 gerbang tatapi untuk 30 menit ke empat nilai kece-patan gelombang kejut ( ) menunjukan hasil positif sebesar 14,92 meter/menit. Maka untuk 30 menit ke empat tidak diperlukan penambahan gerbang tol. Rekomendasi penambahan gerbang tol menjadi 3 gerbang tol dimulai dari 60 menit kedua karena panjang antrian pada 60 menit kedua yaitu sebesar 272,36 meter dengan kecepatan gelombang kejut -2,62 meter/menit, panjang antrian tidak begitu panjang sehingga rekomendasi penambahan gerbang tol dirasa tidak perlu. Sedangkan pada 60 menit kedua dan 30 menit ketiga penambahan gerbang tol diperlukan karena hasilnya negativ sehingga terjadinya gelombang kejut bentukan mundur yang arahnya berla-wanan dengan arus lalu lintas.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/709
ISSN: 0216-4085
Appears in Collections:E-Journal Teknik Sipil dan Perencanaan

Files in This Item:

File Description SizeFormat
PERHITUNGAN_ANTRIAN_DAN_TUNDAAN_PADA_PINTU_TOL_GROGOL.pdf276.75 kBAdobe PDFView/Open

Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! Repository Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback