|
|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Komputer >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/722
|
| Title: | analisis lubang perangkap retak terhadap distribusi beban dudukan mesin dudukan kijang 5k menggunakan perangkat lunak catia v5r14 |
| Authors: | Syahbuddin, Syahbuddin Umar, Umar |
| Keywords: | Distribusi beban |
| Issue Date: | 23-Aug-2006 |
| Publisher: | Proceeding, Seminar Ilmiah Nasional Komputer dan Sistem Intelijen |
| Series/Report no.: | KOMMIT 2006; |
| Abstract: | ANALISIS PENGARUH LUBANG PERANGKAP RETAK TERHADAP DISTRIBUSI BEBAN DUDUKAN MESIN KIJANG 5K MENGUNAKAN PERANGKAT LUNAK CATIA V5R14 Pengaruh lubang perangkap retak terhadap distribusi beban pada dudukan mesin Kijang 5K dipelajari dalam penelitian ini. Analisis distribusi beban pada dudukan mesin tersebut dilakukan dengan perangkat lunak Catia V5R14. Dengan beban 1500 N yang dikenakan pada bagian atas dudukan, variasi tampa dan dengan satu atau dua lubang berdiameter 20, 25 dan 30 mm membentuk distribusi beban yang bervariasi pada dudukan mesin. Lubang perangkap retak pada bagian samping dudukan rancangan pabrikan berjumlah 2 buah masing-masing berdiameter 20 mm pada bagian atas dan 25 mm pada bagian bawah. Beban yang terrendah terbentuk pada bagian atas dan bawah dudukan mesin, yaitu 5,24 x 10+4 N/m2, dan beban yang terbentuk pada bagian samping bervariasi dari 4,56 x 10+6 hingga 2,26 x 10+7 N/m2 dengan beban terbesar disekitar lubang perangkap retak. Beban maksimum mencapai 4,43 x 107 N/m2, terdapat pada bagian bawah dinding belakang dudukan. Sama seperti rancangan pabrikan, beban maksimum dudukan mesin tampa lubang terdapat pada bagian bawah dinding belakang sekitar 4,00 x 107 N/m2. Untuk dudukan mesin yang mempunyai satu lubang atas, beban maksimum terbesar pada lubang berdiameter 30 mm, dapat mencapai 3,99 x 107 N/m2. Dudukan dengan satu lubang bawah mempunyai beban maksimum terbesar sebesar 4,92 x 107 N/m2 pada diameter 30 mm. Untuk dudukan dengan dua lubang, beban maksimum terbesar, yaitu 5,07 x 107 N/m2, untuk lubang atas dan bawah berdiameter 30 mm. Sebaliknya beban maksimum terrendah terdapat pada dudukan dengan satu lubang atas berdiameter 20 mm, adalah 3,19 x 107 N/m2, dudukan dengan satu lubang bawah berdiameter 20 mm, adalah 4,18 x 107 N/m2, dan dudukan dengan dua lubang berdiameter 30 mm pada bagian atas dan berdiameter 20 mm pada bagian bawah, adalah 3,92 x 107 N/m2. |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/722 |
| Appears in Collections: | E-Journal Komputer
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|