|
Repository Universitas Gunadarma >
E-Journal >
E-Journal Teknologi Industri >
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://hdl.handle.net/123456789/964
|
| Title: | KERUGIAN JATUH TEKAN (PRESSURE DROP) PIPA MULUS ACRYLIC Ø 10MM |
| Authors: | Haikal, Muhammmad |
| Keywords: | pressure drop Bilangan Reynolds |
| Issue Date: | 5-May-2012 |
| Abstract: | Kerugian jatuh tekanan (pressure drop) memiliki kaitan dengan koefisien gesek dan
merupakan hal penting dari sistem aliran fluida di dalam pipa karena berhubungan dengan
penggunaan energi. Air murni merupakan salah satu dari fluida-fluida sederhana yang
digunakan pada penelitian kerugian jatuh tekan. Air merupakan fluida newtonian dimana
viskositasnya hanya berpengaruh oleh perubahan temperatur.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kerugian jatuh tekan yang terjadi pada
aliran fluida di dalam pipa acrylic Ø 10mm, Bilangan Reynolds dan koefisien gesek. Aliran
fluida memiliki karakteristik pokok (laminer atau turbulen). Nilai Bilangan Reynolds 2000-
4000 menunjukan aliran laminer dan diatas nilai 4000 menunjukan turbulen. Nilai Bilangan
Reynolds yang tinggi berarti ada kecepatan aliran yang tinggi, perluasan fluida dan viskositas
yang kecil. Gesekan antara fluida dan dinding pipa dapat diabaikan karena yang digunakan
adalah pipa mulus dan koefisien gesek adalah antara partikel fluida yang diam dan yang
bergerak.
Dari pengujian ini didapatkan data debit aliran, perbedaan ketinggian air, kecepatan
aliran dan viskositas fungsi temperatur. Spesifikasi dari alat pengujian yang diperlukan juga
didapatkan untuk diolah menggunakan persamaan-persamaan empiris sehingga didapatkan
hasil pengolahan, tampilan grafik hasil pengolahan yang akan dibandingkan dengan grafik
secara teoritis. Grafik yang ditampilkan merupakan hubungan antara Bilangan Reynolds dan
koefisien gesek dimana semakin kecil Bilangan Reynolds (laminer) maka akan semakin
tinggi koefisien gesek pada. Perbedaan ketinggian air melalui alat ukur (pressure gauge) juga
menunjukan besar kecilnya kerugian energi tersebut. Semakin tinggi perbedaan ketinggian air
antar tiap titik alat pengukur tekanan maka kerugian energi semakin besar (semakin besar
nilai koefisien gesek). |
| URI: | http://hdl.handle.net/123456789/964 |
| Appears in Collections: | E-Journal Teknologi Industri
|
Items in Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|